Jumat, 17 Mei 2013 – Kankemenag
Gianyar Gelar Pemantapan Calon Haji

(KaKemenag Kab. Gianyar) Masa tunggu yang cukup lama untuk menunaikan ibadah haji bagi masyarakat muslim yang mendapatkan nomor porsi haji hendaknya dimanfaatkan calon jamaah haji untuk mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya, baik materi maupun pengetahuan, agar kelak ketika saatnya berangkat haji sudah siap lahir batin. Demikian amanat yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Drs. Ida Bagus Nyoman Gde Suastika, M.Si, saat membuka Bimbingan Pemantapan Calon Haji Kabupaten Gianyar di Aula Kankemenag Gianyar, Sabtu (11/5).

Kegiatan pemantapan sendiri dirangkaikan dengan Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Gianyar, diikuti oleh 45 orang peserta yang merupakan calon jamaah haji tunggu Kabupaten Gianyar tahun 2014- 2017 dan diselenggarakan Penyelenggara Haji dan Umrah Kabupaten Gianyar. Tampil juga sebagai narasumber Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Drs. H. Nurkhamid, M.Ed dan Kasi Pencegahan Penyakit mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Anak Agung Laksmi, ST.

Menurut data pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT), daftar tunggu berangkat haji Provinsi Bali mencapai 6.721 orang. Dengan asumsi kuota haji Provinsi Bali tetap 636 orang, maka masyarakat yang mendaftar haji pada bulan Mei ini akan diberangkatkan sekitar tahun 2023. “Secara kodrat manusia, menunggu sampai beberapa tahun adalah kegiatan yang tidak mengasyikkan. Namun alangkah indahnya kalau kegiatan menunggu itu dihiasi dengan kegiatan yang bermanfaat seperti memperdalam ilmu tentang haji, pasti akan mengasyikkan.” ujar Kakankemenag Kabupaten Gianyar.

Sementara itu, Drs. H. Nurkhamid, M.Ed, mengingatkan agar calon jamaah haji berhati-hati dengan berbagai informasi dan tawaran dari orang-orang yang mengatasnamakan Kementerian Agama untuk dapat segera berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima. “Masa tunggu yang cukup lama memang sering dipakai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan, misalnya meng-iming-imingi (menawarkan-red) agar bisa berangkat cepat. Mohon jangan dipercaya informasi tersebut, informasi yang paling akurat dan dapat dipercaya hanya informasi dari Pak Nasihuddin, Penyelenggara Haji dan Umrah Gianyar,” tegasnya.(muh.n)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.029228 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 531222
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.