Jumat, 28 Juni 2013, 13:59 –
Pemilihan Penyuluh Berprestasi Tahun 2013

(Ura Hindu) Guna memilih penyuluh Agama Hindu yang memiliki pengetahuan luas utamanya di bidang agama sekaligus meningkatkan kualitas SDM penyuluh Agama Hindu agar menjadi lebih profesional, Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mengadakan kegiatan Pemilihan Penyuluh Berprestasi. Puji syukur kami panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa karena atas Asung Kerta Wara Nugraha-Nya, kegiatan Pemilihan Penyuluh Berprestasi Tahun 2013 telah terlaksana sebagaimana yang kami harapkan. Kegiatan ini puncaknya dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2013 di Aula II Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pemilihan Penyuluh Berprestasi adalah sebagai berikut :1. Untuk memberikan motivasi pembinaan dan transfer ilmu kepada penyuluh Agama Hindu agar dapat meningkatkan kualitas, moral, etis dan spiritual dalam memberikan pencerahan kepada umat sebagai ujung tombak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.2. Mengantisipasi dampak negatif akibat pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.3. Dapat meningkatkan sradha dan bakti umat untuk kemantapan hidup beragama di masyarakat yang mempunyai wawasan multi kultural dan tidak dapat mengabaikan nilai-nilai suci yang terkandung dengan ajaran Agama Hindu.4. Untuk memilih penyuluh Agama Hindu yang memiliki pengetahuan luas utamanya di bidang agama serta memiliki skill dan gaya penyampaian materi yang baik. Penyuluh yang terpilih nantinya akan mewakili provinsi Bali dalam lomba-lomba penyuluh yang berskala nasional untuk tahun 2013. Kegiatan ini juga sekaligus memberikan gambaran secara global mengenai kemampuan penyuluh Agama Hindu di masing-masing kabupaten/kota se-Bali.

Penyuluh yang mengikuti kegiatan Pemilihan Penyuluh Berprestasi kali ini berjumlah 10 orang dimana sembilan orang diantaranya merupakan penyuluh perwakilan dari 9 Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali dan satu orang lagi merupakan penyuluh perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

Masing-masing penyuluh memaparkan materi yang telah dibuat dihadapan lima orang juri selama 25 menit. Materi yang dibawakan mengambil tema “Konsep Kerukunan Dalam Agama Hindu” dan “Tri Hita Karana”. Adapun kriteria penilaiannya meliputi; (1). Naskah, (2). Penampilan, (3). Ekspresi, (4). Bahasa, (5). Bobot, (6). Penguasaan Materi, (7). Waktu Penyajian serta (8). Penilaian Administrasi. Hasil penilaian masing-masing juri akan didiskusikan yang nantinya akan ditetapkan pemenang/juara melalui Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali serta diumumkan dan diinformasikan ke seluruh penyuluh yang telah ikut serta.

Setelah terlaksananya kegiatan ini, penyuluh yang hadir diharapkan banyak memperoleh pengetahuan baru dari keberagaman materi yang telah disampaikan oleh masing-masing penyuluh. Di samping itu, melalui kegiatan ini masing-masing penyuluh juga bisa mengukur sejauh mana kelebihan dan kekurangan mereka dibandingkan dengan kemampuan yang dimiliki oleh penyuluh yang lainnya sehingga mereka dapat mengejar ketertinggalan sekaligus meningkatkan pengetahuan guna tercapainya penyuluh yang profesional. Penyuluh juga bisa belajar dari kekeliruan-kekeliruan yang mungkin saja dilakukan pada saat menyampaikan materi, baik dalam penggunaan bahasa maupun penampilan.(ts)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.029644 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.54
Jumlah pengunjung: 624472
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.