Zonasi belum diberlakukan di Madrasah Badung

Zonasi  belum diberlakukan di Madrasah Badung

(Mangupura, 15 Juli 2019) Kasi Pendidikan Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, bergerilya keliling Madrasah yang ada di wilayahnya, ada 24 Madrasah yang menjadi binaan Kementerian Agama Kabupaten Badung, informasi yang kami terima bahwa Madrasah di Kabupaten Badung dalam penerimaan Siswa Baru  tahun 2019 ini belum menerapkan sistem Zonasi, ini karena belum ada intruksi dari wilayah  juga dirasa sulit,  dengan alasan Badung ini Daerah Pariwisata yang masyarakatnya berdatangan dari seluruh Indonedsia bahkan luar negeri dan status kependudukan belum semua memiliki KTP Badung, ” jika gini apa anaknya tidak boleh sekolah,  ujar H Abbas yang  disamping penyebaran Madrasah yang tidak merata juga kelompok masyarakatnya yang berpindah pindah,  contoh  6 kecamatan ini tidak semua ada Madrasahnya termasuk Kecamatan, Mengwi, Abiansmal. Petang sementara 3 Kecamatan lainnya yaitu Kuta Utara ada  9 Madrasah, Kuta 3 Madrasah, Kuta Selatan 12 Madrasah, dengan jumlah siswa baru tahun   2019 ini  berjumlah 1,472 siswa dan ada sebagian Madrasah yang jauh- jauh sudah menutup contoh MI Al Hasanah daerah Canggu Permai peserta pendaftar berjulah 82 anak sementera kekuatan ruang kelas  dan fasilitas lainnya termasuk guru Cuma tersedia 2 kelas jadi ada 28 anak yang tidak tertampung termasuk di MTs Al Maarif, MTs Bina Ihsan juga di MI Nailul Huda,  MI Mustarsyidin dan MI Al Azhar.

Dari hasil monev p Kasi Pendis menghasilkan pemahaman masyarakat ttg perlunya data diri orang tua dan dan solusi jika putra putrinya belum tertampung di madrasah di rekomendasikan ke Madrasah yang lain  karena usia wajib belajar harus bisa dirasakan semua anak yang ada di wilayah Kabupaten Badung, termasuk yang ekonomi kurang  mampu.  (bas) 

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar