Apel Kesaktian Pancasila Bersama Siswa Siswi Madrasah dan Santri se Kab Badung

Apel Kesaktian Pancasila Bersama Siswa Siswi Madrasah dan Santri se Kab Badung

(Tuban, 1 Oktober 2019) Apel Kesaktian Pancasila di meriahkan juga oleh Siswa Siswi Madrasah dan Santri se Kab Badung, bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasi Pendidikan Islam Kemenag Kab Badung, dalam amanat beliau membuka kembali sejarah lahirnya pancasila, karena sejarah adalah tonggak kemajuan suatu bangsa lebih lanjut H Abbas menyampaikan di hadapan siswa dan guru madrasah serayah mengutif sejarah yang beredar di media yaitu:
Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Insiden ini masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya, seperti dilansir dari Wikipedia. Akan tetapi otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha Partai Komunis Indonesia (PKI).Usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan PKI, dan membenarkan peristiwa pembantaian di Indonesia pada periode 1965, Pada hari itu, enam jenderal dan 1 kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang timbul akibat G30S pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia. Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Dikutip dari laman TribunJatim.com, Soeharto mengadakan apel bersama pasukan militer satu hari setelah peristiwa G30S, yakni pada 1 Oktober 1965. Saat itulah Soeharto menetapkan Hari Kesaktian Pancasila dengan mengkampanyekan pelaksanaan Pancasila dan Undang-undang 1945 di Indonesia secara murni dan konsekuen. Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Asal Usul Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Kaitan G30S/PKI, tapi untuk hari lahir pancasila adalah tanggal 1Juni.
Kepada anak sekalian Bapak mengajak, sekarang jaman sudah merdeka, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan sesuai dengan kemapuan kita masing masing, anak-anak sebagai siswa mengisisnya dengan belajar dan belajar, semoga kita semua senantiasa mendapat bimbingan dan ridho Tuhan yang Maha Esa (bas)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar