Kankemenag Kab. Badung Bahas Pembelajaran Daring pada Madrasah Badung

Kankemenag Kab. Badung Bahas Pembelajaran Daring pada Madrasah Badung

Covid-19 dengan segala ancamannya, membatasi sekolah dan sebagian kegiatannya namun tidak berarti menghentikan proses belajar mengajar, hal ini yang menarik Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung ( I Gusti Gede Agung Manguningrat)  untuk bertemu dengan Pengelola Madarasah (Yayasan, Guru, Komite) didampingi Kasi Pendidikan Agama Islam (H. Abass). Beliau mengadakan monitoring ke MI Al Hasanah dan MI Bina Ihsan Mulia untuk meninjau sekaligus mendengar dan mencari solusi permasalahan yang dihadapai pelaku Pendidikan (27/07/2020). Dari hasil monitoring ini terdapat beberapa  keluhan  tentang biaya, juga dari dewan guru dan orang tua yang mengeluhkan tentang sarana prasarana termasuk orang tua tentang waktu dan keterbatasan kemampuan. Dalam arahannya Kankemenag mengajak kita tetap bersyukur karena di luar sana banyak yang lebih memprihatinkan dari pada kita, tentang belajar di rumah diakui kankemeneg memang kita sudah mulai bosan, untuk itu kepada para guru tolong sistem pembelajaran agar di buat yang menarik, menyenangkan agar anak tidak membosankan hiasi dengan inovasi dan mengajak anak untuk kreatif sesuai dengan  panduan pelaksanaan  yang diterbitkan oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tahun 2020. Dengan tema yang diambil adalah Mencetak generasi hebat dan bermartabat, diharapkan tidak hanya cerdas secara akal tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter ke Indonesia-an. 

Memasuki tahun pelajaran 2020/2021, Sekolah Lawan Corona menyediakan program belajar bagi guru, orang tua dan murid untuk mempersiapkan diri memasuki tatanan belajar yang baru, yang terdiri dari materi Manajemen Emosi dan Panduan Mendampingi Anak Belajar, penjelasan tentang Blended Learning  dan protokol kesehatan dan keamanan belajar. 

Sementara Kasi Pendis menambahkan bahwa, diawal  proses pembelajaran memang ada masa orientasi dan pengenalan lingkungan ada motto seperti yang disampaikan bapak Kankemanag tadi, masa orientasi di madrasah namanya MATSAMA yaitu “Masa Ta’aruf Siswa Madrasah,  diperlukan dalam rangka menetukan keberhasilan seluruh proses pembelajaran di madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan MATSAMA bersifat edukatif, menumbuhkan kreatifitas dan inovasi kepada para peserta didik sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan mencintai madrasah.


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar