Doa Bersama Pegawai Muslim Kemenag Badung Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442H.

Doa Bersama Pegawai Muslim Kemenag Badung Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442H.

Dengan suasana kebersamaan dan sukacita segenap pegawai muslim  di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung menyelenggarakan Acara Doa Bersama dalam rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442H/2021. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Al-Wasathiyah Kemenag Kab. Badung dengan peserta melibatkan Seksi Bimas Islam, Seksi Pendidikan Islam, Penyelenggara Haji Umroh, KUA Kecamatan, Perwakilan Penyuluh dan Pengawas Islam (Rabu, 7 April 2021)

Dalam sambutannya Amron Sudarmanto selaku Kasi Bimas Islam sekaligus Koordinator pegawai Muslim menyampaikan bahwa: "Kita selaku umat muslim wajib merasa berbahagia dan bersuka cita dalam menyambut kehadiran Bulan Suci Ramadhan. Karena di bulan Ramadhan Allah SWT menurunkan berbagai kemuliaan-kemuliaan antara lain, hari-hari yang penuh dengan rohmat (kasih sayang Allah), Maghfiroh (ampunan Allah) dan 'itkum minan-nar (pembebasan manusia dari berbagai siksa api neraka). Diharapkan kepada semua pegawai agar senantiasa aktif dalam melaksanakan ibadah di masyarakat dan dapat melakukan pemantauan dalam penerapan Prokes Covid-19 berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama RI No.3 Tahun 2021 ttg Panduan Pelaksanaan Ibadah di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442H/2021.

I Gusti Mudiana selaku Kasubag TU yang mewakili Kepala Kemenag Kab. Badung dalam sambutannya juga menyampaikan agar kita selaku pegawai di Kementerian Agama Kabupaten Badung agar senantiasa membangun kebersamaan dan menjaga toleransi. Pegawai kementerian agama pastinya akan senantiasa mendapatan sorotan  baik sikap atau tindakannya di tengah masyarakat. Kita harus menjadi contoh teladan dalam membangun kerukunan di masyarakat pungkasnya. Selain itu Gusti Mudiana juga menyampaikan selamat melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan 1442H kepada segenap karyawan Muslim yang ada di Kementerian Agama Kabupaten. Badung.

Sebelum memimpin doa H.Achmad Syaifullah (Penyelenggara Haji Umrah) juga mengingatkan bahwa acara "Megengan/ngeruwah/unggah-unggahan" bukanlah merupakan ajaran syariah, namun ini merupakan tradisi yang baik yang harus tetap kita teruskan dengan diisi kegiatan mendoakan para arwah leluhur kita (orang tua, kakek/nenek, Mbah buyut dst) terutama keluarga kita yang telah mendahului ke alam kubur sebagai persiapan batin kita dalam menyambut kehadiran bulan suci ramadhan sehingga nantinya di saat kita melaksanakan rangkaian ibadah merasa lebih khusuk.

Kegiatan doa bersama dalam menyambut bulan suci ramadhan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan santap siang bersama dengan segenap undangan yang hadir.


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar