Pelantikan Pengurus MPUK Kab. Badung Periode 2021 sd 2025

Pelantikan Pengurus MPUK Kab. Badung Periode 2021 sd 2025

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung menghadiri pelantikan pengurus MPUK Kab. Badung periode 2021-2025 yang dilaksanakan di Gereja Elim Tabernake, dihadiri oleh Wakil Bupati Badung, Kepala Kesbangpol Kabupaten badung, Camat Kuta Utara, Kepala lingkungan pengipian dan pimpinan gereja di Kabupaten Badung.

Wakil Bupati Badung dalam sambutannya menyampaikan  atas nama pemerintah kabupaten badung, saya menyambut baik dan sungguh mengapresiasi niat baik dari pengurus MPUK dalam mengundang kami untuk menyaksikan acara yang kami pandang sebagai upaya untuk memadukan sinergi dalam berbagai kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan di kabupaten badung.

“Pada kesempatan yang baik ini pula, saya ucapkan selamat atas dilantiknya pengurus mpuk kabupaten badung dan saya harapkan keberadaaan MPUK ini dapat berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan khususnya untuk mewujudkan kabupaten badung yang maju, aman, damai, dan sejahtera.    

Pelantikan pengurus MPUK ini menunjukkan telah berjalannya proses demokrasi pada organisasi di kalangan gereja dimana kegiatan ini tentunya telah melalui proses pemilihan dan waktu yang tepat serta dilaksanakan secara demokratis dan menggambarkan kerukunan yang tercipta dari rasa kebersamaan dan kekeluargaan. inilah contoh kerukunan yang sangat kami harapkan, sebab kerukunan antar umat beragama terbangun dimulai dari terciptanya kerukunan antar sesama umat dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.

“Besar harapan saya, bahwa program-program yang dihasilkan nantinya dapat menyentuh semua elemen bangsa, terutamanya kalangan generasi muda. mereka inilah yang tentunya harus mendapat perhatian utama karena merekalah generasi penerus pembangunan bangsa. terlebih saat ini kita tengah memasuki era revolusi industri 4.0. oleh karenanya, sumber daya manusia tentunya merupakan sumber daya yang sangat penting dan strategis dalam menerima kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi” tambah Suiasa.

Untuk itu, besar harapan kepada pengurus baru agar dapat membuat program kerja secara optimal sebagai mitra pemerintah dalam mensukseskan pembangunan di segala bidang. untuk itu, mari kita tingkatkan dialog dalam berbagai bentuk, baik itu merupakan dialog kehidupan, dialog karya, maupun dialog monastic.

Disadari bersama bahwa dinamika perubahan sosial dan politik yang berkembang berpotensi dapat menggerus nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa harus dapat diantisipasi dan direspon secepat mungkin. upaya antisipasi dan respon tersebut tentunya membutuhkan kondisi bangsa yang kondusif, khususnya kondisi sosial yang menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa.semoga pengurus yang baru dapat tetap bersinergi dengan pemerintah demi kesejahteraan umat.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar