FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) KELEMBAGAAN KUA KABUPATEN BADUNG

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) KELEMBAGAAN KUA KABUPATEN BADUNG

Mangupura, 16 Juni 2021

Kantor Kementerian Agama Kab. Badung melaksanakan Kegiatan FGD yang melibatkan unsur Kepala KUA Kecamatan, Penyuluh Agama Islam Non PNS dan Pengurus Majelis Taklim membahas berbagai permasalahan , tantangan dan regulasi terbaru di lingkungan Kementerian Agama oleh Seksi Bimas Islam selama 1 hari yakni Rabu tanggal 16 Juni 2021 bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung.

Maksud dan tujuan diselenggarakannya FGD Kelembagaan KUA tersebut sebagaimana disampaikan oleh Amron Sudarmanto selaku Ketua Panitia adalah: 1. Tersosialisasikannya Kebijakan dan Program Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung secara baik. 2.Tersampaikannya peran, tugas dan fungsi KUA Kecamatana kepada masyarakat secara luas. 3. Terbangunnya wawasan moderasi beragama bagi masyarakat melalui peran KUA, Penyuluh Agama Islam dan para Pengurus Majelis Taklim. 4. Meningkatnya informasi pelayanan haji melalui kelembagaan KUA Kecamatan.

Dalam acara pembukaan yang dilakukan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Badung, I Komang Giriyasa menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut Program Revitalisasi KUA secara Nasional yang dilounching oleh Menteri Agama RI (Yaqut Kholil Qoumas), kita di Bali khususnya di wilayah Badung harus menyiapkan diri baik dari segi pemenuhan sarana/fisik dan juga software pelayanan KUA sebagai ujung tombang satuan/unit pelayanan umum yang ada di level kecamatan. Selanjutnya Komang Giriyasa juga mengajak kepada semua peserta FGD Kelembagaan KUA agar bisa memberikan pemahaman yang benar kepada umat/masyarakat tentang Wawasan Moderasi Beragama sebagai Pemersatu bangsa. Moderasi Beragama sebenarnya bukan hal baru bagi kita, Karena dari masa sebelum kemerdekaan kita semua lama mengenal adanya istilah silaturrahim, menyama braya dll. Inti dari moderasi beragama adalah sikap saling memahami, saling menghormati kepercayaan/keyakinan orang lain yang beragam, yang sudah sama jangan dibeda-bedakan dan yang memang berbeda jangan dipaksakan untuk sama. Perbedaan yang ada di antara kita merupakan kebinekaan yang menjadi khazanah dalam membangun kerukunan umat.

Dalam kegiatan FGD Kelembagaan KUA kali ini juga mengundang 2 orang narasumber yang  sudah memahami permasalahan keumatan khususnya di wilayah kabupaten Badung yakni: Drs.H. Sopari Abdul Ghoni, M.A. (Dewan Pertimbangan MUI Badung juga sebagai Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar) dan Drs.H. Yunus Anies, S.H. (Ketua IPHI/Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Badung.

Hasil dari kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelembagaan KUA ini diharapkan masyarakat bisa lebih memahami tentang wawasan moderasi beragama dan mengetahui berbagai berbagai informasi tentang regulasi-regulasi keumatan, dan juga mendapatkan informasi tentang layanan-layanan inovasi secara digital yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Badung melalui Layanan PUSPA BADUNG.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar