Kankemenag Badung Mengajak Madrasah Menjaga Lingkungan dari Pengaruh Teroris dan Radikalisme

Kankemenag Badung  Mengajak Madrasah Menjaga Lingkungan dari Pengaruh Teroris  dan Radikalisme Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Badung I Gusti Gede Agung Manguningrat menyampaikan di depan perwakilan Madrasah se-Kab.Badung agar madrasah jadi benteng utama ajaran ajaran yang tidak sesuai dengan syariat Agama

(Mangupura 14  Mei 2018)  Menyikapi kejadian bom di Surabaya dan Sidoarjo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Badung I Gusti Gede Agung Manguningrat menyampaikan di depan perwakilan Madrasah se-Kab.Badung  agar madrasah jadi benteng utama ajaran ajaran yang tidak sesuai dengan syariat Agama, karena proses pemahaman agama Islam di mulai dari Madrasah

Mensitir Pernyataan Menteri Agama RI, saat ini, madrasah adalah 100 persen sekolah yang bercirikan ke-Islaman, terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) sama dengan SD, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sama dengan SMP dan, begitu juga Madrasah Aliyah (MA) sama dengan SMA. Transformasi madrasah ke sistem pendidikan nasional harus diimbangi komitmen dengan memelihara cirri khas ke-islaman yang di pelajarai di Madrasah, .

Tentu saja, harus menjadi perhatian semua pihak untuk memberdayakan dan memberikan perhatian terhadap madrasah, yang tercermin pada disain dan model kurikulum, sistem kelembagaan, jiwa dan karakter para guru, profil lulusan madrasah, serta penciptaan kultur madrasah yang mendorong lahirnya manusia-manusia yang paham dan unggul pemahaman Agama, juga unggul juga di bidang sains dan teknologi, serta dapat menjadi pelindung dan penyejuk kebenaran ajaran agama dilingkungan serta berperan aktif di masyarakat, dimana ia berada.

Sementara Kasi Pendidikan Islam melengkapi bahwea “ Di era global madrasah memiliki tantangan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, berkarakter, beradab serta berintegritas sebagai cermin dari Islam yang ramah sesuai dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. ?Sejarah telah mencatat, madrasah sebagai institusi pendidikan yang tumbuh dan berkembang jauh sebelum Indonesia merdeka ternyata hadir sebagai benteng efektif dari bibit  terorisme dan  gerakan radikalisme.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar