Implementasi Tat Twam Asi

Implementasi Tat Twam Asi

Ketua Suka Duka Kantor Kementerian Agama Kab. Badung (Sagung Alit Suparmiati, S.Ag, M.Pd.H) bersama anggotanya, kemarin (16 Januari 2019) menjenguk salah satu anggota suka duka yang sedang mengalami musibah sakit di RS Kasih Ibu Tabanan. Sesuai dengan maksud dan tujuan didirikannya wadah ini adalah untuk menjalin hubungan kekeluargaan, rasa kepedulian sosial, kesatuan dan persatuan yang harmonis antar seluruh karyawan dan karyawati Kantor Kementerian Agama Kab. Badung. Hal tersebut merupakan kebiasaaan yang mencerminkan sikap tat twam asi, hanya dengan memiliki pemahaman atau pengakuan bahwa kita semua manusia pada hakekatnya adalah satu, satu keluarga, keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kab. Badung. Dapat diibaratkan dengan seorang anak mendapat halangan/sakit sehingga merasa sedih, maka rasa sedih yang diderita oleh anak yang bersangkutan juga dirasakan oleh anggota keluarga lainnya. Dengan menjenguk kita dapat memberikan support/dukungan secara moral, yang kita yakini dapat meringankan beban yang sedang dialami salah satu saudara kita di Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kab. Badung. Disinilah manusia perlu mengenal dan melaksanakan rasa kebersamaan, sehingga seberapa berat masalah yang dihadapinya akan terasa ringan. Dengan memahami dan mengamalkan ajaran Tat Twam Asi, manusia akan dapat merasakan berat dan ringan hidup dan kehidupan ini. Semua diantara kita ini tahu bahwa berat dan ringan Rwabhineda itu ada dan selalu berdampingan adanya, serta sulit dipisahkan keberadaannya. Demikian adanya maka dalam hidup ini kita hendaknya selalu sering tolong menolong, merasa senasib dan sepenanggungan.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar