Workshop Penyelenggaraan Dana BOS Madrasah

Workshop  Penyelenggaraan Dana BOS  Madrasah

( Mangupura, 20 Pebruari 2019 ) Bertempat di Aula Kemenag Kab Badung diselenggarakan Workshop Ngopi (Ngobrol Pendidikan Islam) Penyelenggaraan Dana BOS  Madrasah tahun 2019, kegiatan yang dilaksanakan oleh Satker Pendidikan Islam tersebut terselenggara  pada hari Rabu , tanggal 20 Pebruari   2019, dengan menghadirkan  50 orang peserta terdiri atas Kepala Madrasah, Bendahara Bos,  Pihak Yayasan dan Komite Madrasah se Kabupaten Badung, Acara ini dibuka secara resmi  oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Badung dan di hadiri Pejabat eselon IV pada   Kementerian Agama Kab. Badung, dalam penyampaianya  I Gusti Agung Gede Manguningrat,  menekankan tentang kesungguhan pemerintah dalam pengelolaan Pendidikan Madrasah di masyarakat untuk itu lanjut beliau. mengajak kepada yang hadir  untuk peduli dan berkomitmen memajukan pendidikan serta menjadi pelopor pemberantasan  putus sekolah terhadap anak usia sekolah,  lebih lanjut beliau menguarikan  tentang arti Bos,  BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Dengan mekanisme penyaluran bagi madrasah swasta  yaitu  dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Pencairan dana BOS ke madrasah swasta dilakukan melalui mekanisme pembayaran langsung (LS) ke rekening madrasah swasta sebagai penerima bantuan operasional. Dan persyaratan yang harus di penuhi adalah Dalam pengajuan pencairan dana BOS pada tiap tahap pencairan, madrasah swasta harus menyampaikan Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM), yang kesemuanya tertera pada Juknis Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam  no. 511 th 2019 tentang Juknis Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah  tahaun 2019 .

 

Dalam bagian lain Kepala Bidang Pendidikan Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali yang diwakili oleh Kasi Madrasah Tk Dasar Dra H Supriadi MPd.I   mengutarakan tentang komponen penggunaan Bos ada 10  item dan larangan penggunaan Bos Madrasah ada 15  Item reviu penggunaan Bos pada tahun 2019  dan solusi memecahan yang dibantu bagian teknis yaitu Ibu Ismiati MSi

 

Sementara informasi dari Kasi Pendis   menghitung pembagian Bos Madrasah tahun 2019  sesuai kuota,  yaitu untuk tingkat raudlatul Atfal (RA) 758 anak ,  tingkat madarasah Ibtidaiyah (MI)  1.766  anak, Madrasah Tsanawiyah MTs 383 anak  dan untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) 63  siswa .  Jadi siswa Madrasah yang tahun ini mendapat Bos sejumlah 2.970 siswa, meningkat 10 % dari tahun sebelumnya 2018 sebanyak 2.710 

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar