Berita

Bina Kawasan dan Guru Kunjung “Bintek Penulisan Karya Tulis Ilmiah Wujudkan SDM yang Profesional”

6 dilihat
Kantor Kementerian Agama Kab.Bangli melalui Seksi Pendidikan Agama Hindu, melaksanakan kegiatan “Bintek Penulisan Karya Tulis Ilmiah Tingkat SD, SMP & SMA/K yang dilaksanakan pada tanggal 6 s/d 8 April 2018, bertempat di IHDN Denpasar Kampus Bangli.

(Kankemenag Kab.Bangli), Kantor Kementerian Agama Kab.Bangli melalui Seksi Pendidikan Agama Hindu, melaksanakan kegiatan “Bintek Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Tingkat SD, SMP & SMA/K yang dilaksanakan pada tanggal 6 s/d 8 April 2018, bertempat di IHDN Denpasar Kampus Bangli. Kegiatan ini di ikuti oleh 150 orang Guru Agama Hindu masing-masing tingkatan diwakili oleh 50 orang guru tingkat SD, 50 orang guru tingkat SMP dan 50 orang guru tingkat SMA/K yang ada di Kabupaten Bangli dengan tujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi guru dalam  proses penulisan Karya Tulis Ilmiah.

Dalam Kegiatan tersebut menghadirkan 3 orang Narasumber yang masing-masing menyampaikan materi Konsep Dasar Karya Tulis Ilmiah” oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian agama Bangli yaitu Drs. Ida Bagus Nyoman Gde Suastika, M.Si, dimana dalam penyampaian materinya beliau menekankan bahwa Karya Tulis Ilmiah itu sangat penting dan harus objektif, artinya setiap pernyataan ilmiah dalam karya ilmiah harus didasarkan kepada data dan fakta, Prosedur atau penyimpulan penemuannya melalui penalaran induktif dan deduktif serta rasional dalam pembahasan data. Materi ke-2 disampaikan oleh Dr. I Nyoman Yoga Segara M. Hum. Dosen  IHDN Denpasar dengan materi “Tehnik Penulisan Artikel Ilmiah berbasis hasil  penelitian” yang lebih menekankan pada pengertian dan proses penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) mulai dari persiapan sampai menjadi karya tulis ilmiah. Materi yang ke-3 yaitu “Penguatan Karakter Menuju Guru yang Profesional” disampaikan oleh Dra. Ni Sayu Kade Supariati, M.Pd.H yang menekankan pada Panca Guna yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu: Guna Widya/dueg, guna dharma/seleg, guna kriya/glitik (inovasi), guna hredaya/jengah dan guna krama/urati (tanggap), dan syarat guru profesional yaitu memiliki bakat, minat, panggilan jiwa dan idealisme. Profesional guru tercermin dalam penampilan, pengabdian terhadap tugas-tugas yang ditandai dengan keahlian untuk mendapat pengakuan dari masyarakat.