Pengumuman Baru
  • 07:00 *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 07:00 *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1939*

Salam Buddhis Cerdas dan Berkarakter!

Salam Buddhis Cerdas dan Berkarakter!

    Selasa (9/10) lalu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar didampingi oleh Penyelenggara Buddha berkesempatan menghadiri pelaksanaan kegiatan Sippa Dhamma Samajja (SDS) Nasional ke VII di Hotel Mercure Ancol Jakarta yang dilangsungkan dari tanggal 8 hingga 12 Oktober 2018 mendatang. Kegiatan SDS VII ini merupakan sebuah ajang bagi siswa-siswi Buddhis untuk menunjukkan kreatifitas dan bakatnya di bidang keagamaan Buddha. Pada SDS yang berlangsung setiap dua tahun sekali ini, ada beberapa lomba yang diselenggarakan, diantaranya lomba Dhamma Gita (menyanyikan lagu  keagamaan), Dhamma Wikata (cerita bergambar Buddhis), Dhamma Wijja dan Dhamma Padda (membaca kitab suci) masing-masing pada tingkat SD, SMP, dan SMA. Perwakilan kota Denpasar ikut ambil bagian dalam lomba Dhamma Gita tingkat SD dan SMP.

    Hingga berita ini diturunkan, Penyelenggara Buddha, Bapak Ketut Panji Budiawan, SH., S.Ag., MM yang masih berada di lokasi kegiatan, berkenan menginformasikan via WA bahwa perwakilan kota Denpasar yang ikut ambil bagian dalam lomba Dhamma Gita tingkat SD dan SMP, untuk Dhamma Gita tingkat SD hanya berhasil lolos sampai babak penyisihan, sementara Dhamma Dhama Vikata tingkat SMP masih menunggu pengumuman. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar berpesan kepada duta dari Kota Denpasar yang turut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut agar senantiasa berupaya dan berdoa. Bagi yang belum berhasil, agar jangan berkecil hati, kemauan dan kesediaan mereka untuk tampil saja sudah merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua. Beliau menambahkan bahwa anak-anak tersebut sudah memiliki mentalitas yang berani dan kreatif untuk membawa nama sekolah, keluarga, dan juga Kota Denpasar. Melalui ajang ini, beliau berharap selain menumbuhkembangkan kemauan untuk mendalami dan menyelami pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa sportifitas mereka, sehingga jangan sampai mereka menjadi anak yang minder apabila kalah, atau menjadi anak yang sombong apabila menang, namun bagaimana mereka menggali dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk menjadi lebih baik lagi. (sta)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar