Berita

DOA DALAM PELESTARIAN “BHUANA KERTIH”

21 dilihat

(Kankemenag, Kab. Tabanan) Kebersihan lingkungan merupakan salah satu kunci mewujudkan kenyamanan dan ketentraman hidup, sebagaimana Agama Hindu mengajarkan untuk membangun hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam lingkungan (Palemahan). Sejalan dengan konsep tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan, Bali menggelar apel siaga dan kegiatan bersih bersih sungai yang dibuka oleh Sekda I Nyoman Wirna Ariwangsa di Lapangan Wagimin, Sabtu, 25 November 2017. Kegiatan yang melibatkan organisasi perangkat daerah dan berbagai komponen masyarakat itu bertujuan untuk mengetahui kesiapan personil dalam melaksanakan aksi bersih bersih sungai dan saluran drainase serta menumbuhkan jiwa gotong royong dan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan sungai. Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, pimpinan SKPD Pemkab Tabanan, Serta Kementerian Agama Kabupaten Tabanan yang dalam hal ini diwakili Penyuluh Agama Hindu, Drs. Pande Nyoman Kasna untuk membaca doa.  Kegiatan bersih-bersih sungai dan sekolah sungai ini merupakan program yang dapat mengembalikan sungai kembali pada fungsi sebagai sebuah proses pemberdayaan komunitas yang berfokus pada kegiatan partisipatif dalam melakukan kajian perencanaan, perorganisasian, serta aksi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan masyarakat. Semua itu sebagai upaya untuk mewujudkan komunitas atau relawan sungai sebagai agen perubahan dalam memperkuat dan mengembangkan gerakan mengurangi resiko bencana serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat (DS & AAG).