Berita

Doa Tebarkan Kedamaian Dalam Acara Pembinaan Sdm Pertahanan Negara

11 dilihat
Doa Tebarkan Kedamaian Dalam Acara Pembinaan Sdm Pertahanan Negara


(Kankemenag, Kab. Tabanan) Kedamaian dan keharmonisan dalam hidup pada hakikatnya merupakan harapan bagi setiap orang. Namun, dewasa ini nampaknya seringkali terjadi konflik yang disulut oleh lawan yang tidak saling bertarung secara langsung (Proxy War). Sebagai gantinya, mereka menggunakan pihak ketiga untuk melakukan pertarungan tersebut untuk mereka. Kekuatan yang terlibat dalam proxy war biasanya adalah negara-negara yang memiliki ideologi dan kepentingan yang saling bertentangan satu sama lain. Indikasi dan dampak dari Proxy War, tentunya menjadi ancaman nyata terhadap sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan bekerja sama dengan Perwakilan Kementerian  Pertahanan Provinsi Bali, melaksanakan Sosialisasi Sumber Daya Manusia (SDM) Pertahanan Negara untuk menguatkan semangat patriotisme di kalangan generasi muda, Pada Hari Rabu, Tanggal 11 April 2018, di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan. Hadir dalam acara tersebut, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, I Wayan Yatnanadi mewakili Bupati Tabanan, Polres Tabanan, Kodim Tabanan, Pejabat Perwakilan Kementerian Pertahanan Provinsi Bali  Ketut Budiastwa, serta Kementerian Agama Kabupaten Tabanan yang menugaskan Penyuluh Agama Hindu, Drs. Pande Nyoman Kasna sebagai pembaca doa. Kegiatan ini pada dasarnya bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan semangat bela negara kepada generasi muda khususnya cinta tanah air, karena ” Pembinaan Sumber Daya Manusia Pertahanan Negara merupakan tugas Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat terutama generasi penerus bangsa”. Mengingat yang paling berdampak terlarut dalam perang tersebut adalah generasi muda atau pemuda, sehingga Sosialisasi ini diiukuti oleh siswa-siswa tingkat lanjutan atas yang ada di kabupaten Tabanan. Karena Indonesia juga dianggap tidak luput dari bahaya proxy war, maka semangat patriotisme Pemuda di Indonesia khususnya di Tabanan harus dikuatkan melalui kegiatan ini (Ds & AAG)