Berita

Gianyar Targetkan Dokumen dan Kesehatan Haji Kelar Maret 2018

58 dilihat

Gianyar Targetkan Dokumen dan Kesehatan Haji Kelar Maret 2018

 

 

Kankemenag Kabupaten Gianyar : Guna membangun komunikasi antara Kementerian Agama, calon jamaah haji dan beberapa instansi terkait penyelenggaraan ibadah haji, Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Gianyar menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1439 H / 2018 M di Aula Kankemenag Kabupaten Gianyar pada awal Pebruari 2018 yang lalu. Dari rakor tersebut, dihasilkan komitmen menyelesaikan dokumen perhajian dan pemeriksaan kesehatan jamaah selambat-lambatnya akhir Maret 2018.

 

Hadir pada pertemuan yang berdurasi 4 jam tersebut seluruh calon jamaah haji Kabupaten Gianyar yang masuk kuota berangkat 2018, Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Klungkung, Endang Triana Simanjuntak, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Gianyar, Tri Roesmini SKM,  Penanggung Jawab Surveilens Dinas Kesehatan Gianyar, Putu Antika Dewi SKM dan Pemegang Program Kesehatan Haji UPT Kesmas Gianyar 1, Ni Nyoman Krisna Dewi SKM.

 

Kegiatan yang dibuka Kepala Sub Bagian Tata Usaha, I Made Sutama, diawali dengan pemaparan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Klungkung yang mengajak calon jamaah untuk ikut dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sesuai MOU antara BPJS Kesehatan dengan Dirjen PHU Kementerian Agama RI, setiap calon jamaah haji dipersyaratkan untuk mengikuti program JKN.

 

Menurut informasi BPJS Cabang Klungkung, dari 21 calon jamaah haji Gianyar, hanya 8 orang yang sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan dan itupun 2 orang kartunya sudah bersifat tidak aktif. Endang Triana Simanjuntak mengajak seluruh calon jamaah haji untuk segera mendaftarkan diri pada program JKN. “Asas gotong royong menjadi tujuan utama keikutsertaan kita dalam JKN-KIS. Kalau kita sedang tidak membutuhkan BPJS, maka iuran kita sangat dibutuhkan oleh anggota yang lain. Itulah asas gotong royong yang pasti di dalamnya mengandung unsur kebaikan,” jelas Kepala Kanca BPJS Klungkung yang mewilayahi Kabupaten Karangasem, Klungkung, Bangli dan Gianyar.

 

Pihak Dinas Kesehatan dan UPT Kesmas Gianyar 1 pun mengajak seluruh jamaah untuk mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan. Menurut Putu Antika Dewi, pemeriksaan kesehatan sejatinya adalah kebutuhan jamaah untuk mempermudah pelaksanaan ibadah di tanah suci. “Kalau tubuh sehat dan bugar maka astungkara ibadah hajinya juga jadi enak dan tidak ada hambatan,” ujarnya.

 

Pihak Kesehatan sendiri menjelaskan bahwa sesuai edaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, pemeriksaan kesehatan dilakukan dua tahap : tahap awal dilakukan bulan Pebruari – Maret 2018 dan tahap kedua akan dilaksanakan bulan Juni – Juli 2018. “Semoga sebelum Nyepi pada bulan Maret sudah selesai pemeriksaan kesehatan jamaah haji Gianyar,” tandas petugas dari UPT Kesmas Gianyar 1.

 

Sementara itu, PHU Gianyar, Muhammad Nasihuddin, menegaskan bahwa Kementerian Agama adalah koordinator penyelenggaraan ibadah haji yang dalam pelaksanaannya melibatkan beberapa instansi. “Kalau urusan kesehatan, maka itu adalah kewenangan Dinas Kesehatan, termasuk yang menetapkan istithoah tidaknya seorang jamaah. Kami hanya mengkomunikasikan antara jamaah dengan Dinas Kesehatan.” Ujarnya.

 

Nasihuddin pun juga mengajak seluruh jamaah untuk mengikuti seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji. Hasil dari rakor tersebut disepakati bahwa persiapan dokumen dan kesehatan ditarget selesai akhir bulan Maret 2018. Sedangkan pembinaan manasik ditargetkan mulai April 2018 dan penyiapan akomodasi, transportasi dan perlengkapan haji mulai dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2018. (pmt)