Berita

Inovasi Guna Berikan Pelayanan Terbaik

38 dilihat
Pelaksanaan Apel Bendera HAB ke 72 Kementerian Agama (foto by Sania)

(Inmas Bali) Puncak dari peringatan Hari Amal Bakti ke 72 Kementerian Agama pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali ditandai dengan pelaksanaan apel bendera yang dipusatkan di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Rabu 3 Januari 2018. Bertindak selaku inspektur upacara adalah Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag. hadir dalam apel bendera ini seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, perwakilan pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Kab. Badung dan Balai Diklat Keagamaan Denpasar. Apel bendera ini juga bertindak sebagai pasukan pengibar bendera adalah siswa siswi MAN Patas, Kab. Buleleng.

Melalui sambutan yang dibacakan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa kita semua bekerja untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat. Oleh karena itu, fokus perhatian kita jangan hanya sekedar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun. Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya terasa optimal. Di sisi lain, kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, saya berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government.

Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama tahun 2018 mengambil tema: "Tebarkan Kedamaian". Tema ini dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan. Kedamaian adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan. Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama. Dan, hanya dengan hati yang damai, sanubari kita bisa merasakan kasih saying Tuhan yang hakiki.

Karena itu, Menag mengajak seluruh ASN Kementerian Agama dan semua komponen umat beragama di Tanah Air agar bersama-sama menjadi Duta Penebar Kedamaian. Marilah kita buktikan bahwa agama sesungguhnya membawa angin kesejukan yang menenteramkan. Dalam damai akan tercipta negeri yang tenteram dan sejahtera. Pesan kedamaian ini makin terasa penting untuk digaungkan agar kita tidak terjerembab dalam kubangan perseteruan dan jebakan permainan atas nama agama. Kalaulah belum sanggup mengatasi pertentangan dengan seruan damai, setidaknya marilah mendamaikan diri sendiri dari nafsu angkara murka, syak wasangka, tingkah yang pandir, sifat-sifat batil, ataupun tangan yang jahil.

Dalam apel bendera ini juga diberikan penghargaan Satya Lencana kepada pegawai yang telah mengabdi selama sepuluh, dua puluh, dan tiga puluh tahun pada Kementerian Agama. Selain itu juga pada akhir apel diberikan penghargaan kepada pemenang keluarga sukinah dan kepada siswa siswi yang telah berprestasi pada perlombaan nasional.(sn)


Galeri Foto