Berita

Kepala Kantor Kemenag Kab. Karangasem Hadiri Ritual Mepepada Di Pura Dalem Puri

55 dilihat

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem, Dr. Ni Nengah Rustini, M.Ag bersama Penyuluh Agama Hindu dan karyawan-Karyawati Kantor Kementerian Agama Kab. Karangasem menghadiri ritual "Mepepade", rangkaian Karya Pamelaspas serta "Nubung Pedagingan" dan Ngenteg Linggih di Pura Dalem Puri Besakih, Selasa (18/7/2017).Kegiatan ritual itu dilaksanakan berdasarkan hasil keputusan rapat warga penyungsung Pura Dalem Puri Besakih yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem dan Pemerintah Kabupaten Badung.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Tawur yang merupakan ritual berskala besar yang sangat dimuliakan, karena mengandung makna untuk menyucikan bangunan suci (pelinggih) dengan segala kelengkapannya serta alam semesta menuju tatanan kehidupan yang harmonis. Dalam kegiatan tersebut Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang didampingi oleh SKPD Kab. Karangasem juga hadir untuk mengajak seluruh masyarakat mendukung kegiatan ritual tersebut agar dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Dukungan dan peran serta masyarakat sangat penting artinya untuk kelancaran di Pura Dalem Puri Besakih, dengan prilaku dan sikap yang mencerminkan kesucian, ketulusan serta kesungguhan yang dilandasi dengan rasa bakti yang tulus ikhlas. Persiapan kegiatan ritual yang melibatkan seluruh masyarakat Desa Adat Besakih dilaksanakan sejak 9 Juni 2017 lalu hingga puncak acara Rabu, 19 Juli 2017.

Ketua Panitia Pelaksana IV sekaligus Prajuru Dalem Puri I Gusti Mangku Sri Pujawan melaporkan, kegiatan ritual "mepepade" dipimpin Ida Pedande Gede Purwa Gautama dari Griya Buda Wanasari Sidemen. Kegiatan itu untuk menyucikan secara ritual binatang-binatang yang akan dijadikan kurban secara lahir bathin. Karena itu, binatang diupacarai dengan "Sesaji Biyakala", lambang lahiriah dan "Upacara Prayascita" lambang penyucian rohaniah.

Sesudah itu dilakukan upacara "Mejaya-jaya", lambang permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan tujuan agar roh hewan yang akan dijadikan kurban mendapat tempat yang layak sesuai dengan fungsinya sebagai binatang kurban untuk tujuan yang suci. Terakhir dilakukan upacara "Purwa Daksina" yakni keliling tiga kali dari timur ke selatan yang melambangkan bahwa upacara ini benar-benar menuju kesucian. Berputar tiga kali ke kanan sebagai jalannya jarum jam adalah lambang menuju jalannya Tuhan

Selesai Upacara di Pura Dalem Puri, Kepala Kantor Kemenag Kab. Karangasem mendampingi Bupati Karangasem melanjutkan persembahyangan ke Pura Pusering Jagat, Pura Hyang Guru Wisesa, dan Pura Pengubengan Besakih sampai selesai.