Berita

Peran Serta Penyuluh Agama Hindu Kemenag Tabanan dalam Rangkaian Upacara Pujawali di Pura Luhur Muncaksari

27 dilihat
Peran Serta Penyuluh Agama Hindu Kemenag Tabanan dalam Rangkaian Upacara Pujawali di Pura Luhur Muncaksari


(Kankemenag, Kab. Tabanan) Setiap kelahiran manusia pada hakikatnya selalu disertai oleh karma wasana. Demikian pula setiap kelahiran bertujuan untuk meningkatkan kualitas jiwatman sehingga tujuan tertinggi yaitu bersatunya Atman dengan Brahman dapat tercapai. Untuk mencapai hal tersebut, agama Hindu menyediakan empat jalan yang sering disebut dengan Catur Marga, yang salah satunya adalah Bhakti Marga yang artinya mencapai Tuhan melalui jalan sujud bhakti. Kementerian Agama Kabupaten Tabanan tentunya mengamalkan betul konsep ajaran tersebut, yang salah satunya terlihat melalui hadirnya Penyuluh Agama Hindu Kemenag Tabanan dalam rangkaian acara Pujawali di Pura Luhur Muncaksari, Banjar Anyar, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel selama empat hari berturut-turut mulai hari rabu s/d sabtu, tanggal 22 s/d 25 November 2017, berdasarkan surat dari pangempon Pura Luhur Muncaksari, No. 029/Pan/MCSR/2017, tertanggal 15 November 2017, Perihal: Mohon Bantuan Tenaga Pengenter Persembahyangan. Selain mangajewantahkan rasa bhakti melalui pelayanan teknis keagamaan ngenter persembahyangan, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Tabanan juga melaksanakan acara persembahyangan bersama serta mereresik di areal Pura sebagai bentuk komitmen pelayanan secara tuntas, tanpa syarat, yang benar-benar tulus ikhlas (lascarya). Kinerja seperti ini tentunya merupakan langkah strategis dalam membina umat melalui praktek langsung memberikan bukti bhakti yang riil, yang menegaskan bahwa Penyuluh Agama Hindu eksistensinya benar-benar dibutuhkan dan diakui masyarakat Hindu sebagai ujung tombaknya Kementerian Agama Kabupaten Tabanan dibidang  pelayanan teknis keagamaan (DS & AAG) .