Pengumuman Baru
  • 07:00 *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 07:00 *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1939*

8 Area Perubahan Kementerian Agama

8 Area Perubahan Kementerian Agama Sekjen Kemenag RI Nur Syam menyampaikan 8 Area Perubahan (Foto by Sania)

(Inmas Bali) Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak Prof. Dr. Nur Syam, M.Si hadir dalam Rapat Kerja dan Evaluasi Program Pendidikan Islam yang digelar oleh Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali pada hari Sabtu, 28 Juli 2018 yang bertempat di Hotel Nirmala Denpasar.

Dihadapan 100 orang peserta yang terdiri dari kepala seksi Pendidikan islam kabupaten/kota, kepala madrasah, pondok pesantren, dan pengawas beliau menyampaikan kembali bahwa kita sebagai aparatur sipil negara Kementerian Agama harus memahami delapan area perubahan yang wajib kita lestarikan dan kembangkan. 

Adapun delapan area perubahan itu adalah pertama management perubahan dimana kita harus melestarikan dan mengembangkan hal yang baik, kedua yaitu penataan struktur dan tata laksana dimana saat ini Kementerian Agama sudah memiliki struktur yang makin ramping beliau menambahkan bahwa di Kementerian Agama RI terdapat slogan ramping struktur kaya fungsi, area perubahan yang ketiga yaitu penataan regulasi, area perubahaan keempat yaitu penataan SDM beliau menyampaikan bahwa professional itu tuntutan bukan prestasi dan bahwa menjadi profesional itu kewajiban kita sebagai ASN sehingga slogan the right man in the right place harus benar diterapkan.

Area perubahan yang ke delapan adalah peningkatan pelayanan kedepan harus makin baik dan tidak ada keluhan. Nur Syam menyampaikan bahwa pelayanan kita harus prima sehingga akan menghasilkan kepuasan pelanggan. Indeks kepuasan juga tidak dari kepuasan eksternal tetapi juga dari internal sehingga pada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI saat ini sedang dikembangkan aplikasi mengenai indeks kepuasan internal. Area perubahan keenal yaitu pengawasan internal harus diperkuat dimana kita harus saling koreksi bukan saling menjatuhkan. Area perubahan ketujuh adalah akuntabilitas, pertanggung jawaban keuangan Kementerian Agama harus semakin baik. Dua tahun berturut turut Kementerian Agama berhasil meraih predikat WTP. Area perubahan yang terakhir adalah maindset atau pola pikir. Sebagai ASN kementerian Agama kita harus selalu menjadi orang yang update baik knowledge maupun teknologi.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar