Pengumuman Baru
  • 07:00 *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 07:00 *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1939*

Tantangan Dunia Pendidikan di Era Milenia

Tantangan Dunia Pendidikan di Era Milenia Bapak Sekjen berkesempatan menyapa para guru (Foto by Sania)

(Inmas Bali) Dunia pendidikan saat ini mengalami tantangan yang cukup berat, diera milenia yang bersaing dengan teknologi peran serta dari guru sebagai tenaga pendidik harus memiliki kemampuan lebih untuk menghasilkan generasi penerus yang berkualitas hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Bapak Prof. Dr. Nur Syam, M.Si Sabtu, 28 Juli 2018 dalam acara Rapat Kerja dan Evaluasi Program Pendidikan Islam yang digelar oleh Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali di Hotel Nirmala Denpasar.

Didepan para tenaga pengajar Nur Syam menyampaikan bahwa para guru memiliki empat tantangan di era milenia saat ini yaitu pertama tantangan dalam mengikuti arus perkembangan teknologi beliau menghimbau agar para guru harus mengikuti kemajuan teknologi. “Guru sekarang harus hidup di era sekarang bukan hidup di era masa lalu” ujar Nur Syam. Guru harus mampu mengikuti perkembangan dunia sosial media yang erat kaitannya dengan murid didiknya. Guru juga harus mampu memberikan edukasi bagaimana memanfaatkan internet dengan cerdas. Nur Syam juga mengharapkan agar mulai merencanakan kurikulum tentang literasi media social, mengajarkan siswa didik kita agar menggunakan media social dengan cerdas dan benar. 

Tantangan kedua yaitu teknologi, tantangan ketiga adalah kecerdasan buatan yaitu bahwa semakin banyak kecerdasan buatan membuat guru harus mampu mencetak murid yang bukan hanya melek teknologi tetapi juga cerdas intelektual. Tantangan keempat adalah tantangan keberagamaan Nur Syam menyampaikan bahwa saat ini kita menghadapi keagmaan yang lebih kea rah kanan. Peran guru harus bias menjadi tameng dari gerakan radikalisme, guru harus mampu mengendalikan siswanya dengan baik. Dari tujuh misi Kementerian Agama harus mengarah ke gerakan moderasi beragama.

Dalam kesempatan ini juga beliau menyampaikan bahwa untuk mengajari anak-anak kita dapat menggunakan lima cara seperti yang disampaikan oleh Jack Ma pendiri dari Ali Baba yaitu pertama value atau nilai kita harus mampu menanamkan nilai baik kepada anak-anak, cara kedua yaitu beliefe atau keyakinan, cara ketiga yaitu mengajarkan independent thingking yaitu kita mampu mengajarkan anak-anak untuk kritis dalam berpikir dan mampu berinovasi, cara keempat yaitu mengajadri mereka untuk mampu bagaimana bekerja dalam teamwork dalam mengelola masalah dan cara terakhir yaitu care of the other yaitu kita harus menghormati dan menghargai orang lain.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar