Berita

Sambutan dan Arahan Ka.Kemenag Kab. Karangasem pada Acara Pembinaan MGMP Guru Agama Hindu Kab. Karangasem

13 dilihat

            Guru wajib memiliki profesionalitas. Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah, dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Penguasaan substansi keilmuan dengan indikator (1) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah; (2) memahami struktur, konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar; (3) memahami hubungan konsep antar mata pelajaran terkait, dan (4) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan menguasai struktur dan metode keilmuan menyangkut penguasaan langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi.
            Sebagai upaya peningkatan Sumber daya manusia di bidang pendidikan agar mampu bersaing memenuhi tuntutan profesionalisme tenaga pendidik, maka sebagai suatu keharusan bagi para Guru Agama untuk meningkatkan kompetensi dalam bidangnya. Melalui wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Agama Hindu mengawali mengadakan Workshop Pembinaan Peningkatan Kompetensi Guru Agama Hindu Tingkat SMP yang berlangsung pada tanggal 10 September 2017. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Karangasem Dr. Ni Nengah Rustini, M.Ag, hadir membuka dan memberikan sambutan dan sekaligus memberikan Pengarahan dalam acara tersebut. Dalam Pengarahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Karangasem menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan workshop ini sebagai upaya tindak lanjut dari Hasil pemeriksaan dan Tindak Lanjut Hasil Audit Sertifikasi Guru Tahun 2016. Lebih lanjut disampaikan bahwa sasaran pendidikan bukan hanya kepintaran, kecerdasan dan ilmu pengetahuan saja tetapi juga moral, budi pekerti, watak, nilai, perilaku, mental dan kepribadian yang tangguh, unggul dan mulia. Tenaga pendidik mempunyai peranan yang sangat besar dalam membentuk dan menumbuhkan pola pikir dan perilaku yang berbasis kasih sayang dan toleransi yang tinggi sehingga diharapkan mampu mencegah tindakan destruktif, anarkis, kekerasan dan radikalisme.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem I Wayan Serinada, S.Pd, M.Si selaku Narsumber pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa Hasil Audit Pemeriksaan Sertifikasi Guru Agama Hindu Tahun 2016 telah diperoleh Hasil yang memuaskan walaupun terdapat beberapa perbaikan-perbaikan yang mesti ditangani dan diperbaiki untuk masa yang akan datang, sehingga dapat tercapai Nilai yang sempurna di dalam Pelaksanaan Kinerja Guru dan Pengawas, khususnya Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Hindu Kabupaten Karangasem.