Hukum Menjual Mahar Nikah

Hukum Menjual Mahar Nikah

Repost by Instagram Account Bimas Islam Kemenag RI (@bimasislam)

Diantara perkara yang ditanyakan oleh sebagaian orang adalah hukum mengenai menjual mahar nikah. Ini karena di sebagian masyarakat terdapat sebuah anggapan bahwa mahar nikah tidak boleh dijual, melainkan wajib disimpan. Sebenarnya, bagaimana hukum menjual mahar nikah ini?

Menurut para ulama, mahar yang diberikan oleh suami kepada istrinya merupakan milik penuh seorang istri. Karena itu, seorang istri berhak menggunakan dalam bentuk apapun terhadap mahar yang diterima dari suaminya, baik djual, disimpan, atau diberikan kepada orang lain.

Dalil yang dijadikan dasar kebolehan seorang istri menggunakan mahar dari suaminya dalam bentuk apapun, termasuk menjualnya adalah firman Allah dalam surah Al-Nisa ayat 4. Menurut Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Sa'di dalam kitab Taisir Al-Karim Al-Rahman fi Tafsir Kalam Al-Mannan, kalimat 'fakuluuhu hanii-an marii-aa' menjadi dalil kebolehan seorang istri meggunakan mahar nikahnya dalam bentuk apapun, termasuk menjualnya.

Selengkapnya dapat diakses melalui link berikut ini: 

https://www.instagram.com/p/CQIAQNTMSll/?utm_source=ig_web_copy_link

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar