Tokoh Lintas Agama dan Pemerintah Rumuskan Seruan

Tokoh Lintas Agama dan Pemerintah Rumuskan Seruan

(Kankemenag Kota Denpasar) Jelang Hari Suci Nyepi Tahun Çaka 1937 yang jatuh pada hari Sabtu (21/3) mendatang, Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar memfasilitasi pertemuan para tokoh majelis-majelis agama/keagamaan dengan instansi pemerintah terkait di Kota Denpasar pada Senin (2/3) lalu. Acara yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, unsur Pemerintah Kota Denpasar, Polresta Denpasar, Kodim 1611/Badung, FKUB Kota Denpasar, tokoh majelis-majelis agama/keagamaan Kota Denpasar, MMDP Denpasar, Forum Pecalang Kota Denpasar, Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar, Ka. Sub Bag TU, Kasi, Penyelenggara, dan Penyuluh agama di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar. 

Dalam rapat tersebut, dihasilkan sebuah seruan bersama majelis-majelis agama dan keagamaan Kota Denpasar yang akan disosialisasikan dan wajib dipedomani oleh seluruh warga Kota Denpasar dalam rangka menjaga kesucian pelaksanaan hari suci Nyepi Tahun Çaka 1937 dengan point-point sebagai berikut:

1.      Bagi umat Hindu agar melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan sebaik-baiknya dan pelaksanaannya sebagaimana pedoman edaran PHDI Provinsi Bali.

2.      Bagi umat Islam yang melaksanakan salatberjamaah di masjid, musalla, langgar terdekat dari tempat tinggalnya dengan berjalan kaki dan tidak menggunakan pengeras suara dari hari Sabtu, 21 Maret 2015 pukul 06.00 Wita s.d. hari Minggu, 22 Maret 2015 pukul 06.00 Wita.

3.      Umat beragama Kristen, Katholik, Buddha dan Konghucu menyesuaikan.

4.      Menyerukan agar tidak menyalakan petasan, bunyi-bunyian, dan mengkonsumsi minum-minuman keras yang dapat mengganggu rangkaian ritual Hari Suci Nyepi dan membahayakan ketertiban umum.

5.      Bila ada di antara warga yang kepancabaya (musibah/keadaan darurat) seperti sakit, melahirkan, kematian, dan lain-lain, agar berkoordinasi dengan prajuru desa pakraman setempat.

6.      Bagi hotel-hotel yang ada di lingkungan Kota Denpasar agar tidak menyediakan paket hiburan Hari Suci Nyepi.

7.      Kepada aparat keamanan agar mengamankan seruan bersama ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si mengharapkan dengan dihasilkannya seruan bersama majelis-majelis agama/keagamaan Kota Denpasar ini rangkaian hari raya suci Nyepi Tahun Çaka 1937 dapat berjalan dengan lancar dan khidmat serta situasi kondisi kerukunan umat beragama di wilayah Kota Denpasar bisa tetap terjaga kondusifitasnya. (sta)

 

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar