Denpasar Peduli Lombok

Denpasar Peduli Lombok

            Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, peribahasa tersebut dapat memberikan gambaran bahwa segala sesuatunya sudah ditentukan oleh Beliau Yang Maha Kuasa, setiap manusia bisa berupaya namun akhirnya Tuhan juga yang menentukan, untuk itu selain keteguhan dan kesungguhan dalam berupaya, manusia juga harus siap dengan kelapangan, kesabaran hati, dan penyerahan diri sepenuhnya untuk menerima apapun kehendakNya. Bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok Utara pada Minggu (5/8) lalu dan ratusan gempa susulan yang dirasakan setelahnya menyisakan duka yang mendalam tidak hanya bagi saudara-saudara kita di Lombok namun juga bagi kita yang merasakannya di Bali. Gempa ini merupakan siklus 200 tahunan dari patahan Flores yang kini muncul kembali, bentang patah sesar Flores ini memanjang dari Bali hingga utara Laut Flores dan ketika patah akan muncul energi yang sangat besar.

            Menurut BMKG gempa kecil susulan masih akan terus muncul 3 hingga 4 minggu kedepan dan hingga saat ini masyarakat di Lombok khususnya Lombok Utara sebagian besar sudah mengungsi, ada ratusan korban jiwa, dan ribuan yang dirawat di Rumah Sakit. Menyadari akan kesulitan yang dihadapi oleh saudara-saudara di Lombok, jajaran Kankemenag Kota Denpasar Jumat (10/8) pagi tadi bertempat di lobi kantor, bersama-sama mengumpulkan sumbangan sukarela yang akan dikumpulkan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali untuk selanjutnya diserahkan kepada mereka yang membutuhkan di Lombok. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ibu Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si mengungkapkan selain bantuan dana, diharapkan juga bantuan doa yang tidak terputus, agar tidak ada lagi gempa susulan yang terjadi, dan bagi saudara-saudara di Lombok agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapinya. Beliau juga berpesan agar seluruh jajaran tetap sabar, tenang, dan profesional dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan kepada umat, namun tetap waspada dan mengingat titik kumpul yang aman untuk dituju apabila terjadi sesuatu, serta tetap menjaga komunikasi dengan keluarga yang ditinggalkan bekerja di rumah. (sta)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar