SIRANI Yadnya Sesa

SIRANI Yadnya Sesa

Semarapura, 25 Oktober 2021

Yadnya Sesa tema yang disampaikan oleh Penyuluh Ni Kadek Widyawati dan Ni Luh Putu Ayu Bela Selviana Anggara Dewi dalam siraman rohani di Radio Srinadi FM. Yadnya Sesa merupakan salah satu contoh pelaksanaan Nitya Karma yang dilaksanakan setiap hari oleh Umat Hindu. Yadnya Sesa yang dalam istilah di Bali sering disebut Mebanten Saiban atau Ngejot merupakan suatu tradisi Hindu di Bali yang biasa dilakukan setiap hari setelah selesai memasak di pagi hari. Mesaiban/Mejotan juga disebut dengan Yadnya Sesa, merupakan yadnya yang paling sederhana sebagai realisasi  Panca Yadnya yang dilaksana umat Hindu dalam kehidupan sehari-hari.

Makna dari pelaksanaan upacara Yadnya sesa atau mebanten saiban merupakan penerapan dari ajaran kesusilaan Hindu, yang menuntun umat untuk selalu bersikap anersangsya yaitu tidak mementingkan diri sendiri dan ambeg para mertha yaitu mendahulukan kepentingan di luar diri. Pelaksanaan yadnya sesa juga bermakna bahwa manusia setelah selesai memasak wajib memberikan persembahan berupa makanan, karena makanan merupakan sumber kehidupan di dunia ini. Yadnya Sesa menjadi ritual agama sederhana namun sangat penting.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar