Ngaturang Bakti Panganyar Di Pura Blambangan

Ngaturang Bakti Panganyar Di Pura Blambangan

(KanKemenag Kab. Klungkung) Selasa, 07 Juli 2015 Pemda Kabupaten Klungkung melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Agung Blambangan. Pada kesempatan itu, hadir Bapak Wakil Bupati Klungkung beserta seluruh jajaran kepemerintahan daerah Kabupaten Klungkung. Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, S.H, sebagai wujud pertanggungjawaban kepala institusi yang mengemban bidang keagamaan juga hadir pada acara tersebut. Pada kesempatan itu, Bapak Kelapa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung menunjukkan arti pentingnya menjalin hubungan yang harmonis antara umat Hindu. Selain itu, kehadiran Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung juga sebagai wujud tanggung jawab moral yang diemban oleh Kementerian Agama. Menjalankan dharma yatra, yakni melakukan persembahyangan ke pura-pura menunjukkan betapa pentingnya kemantapan spiritual dalam rangka meraih kehidupan yang seimbang.

Kehidupan yang seimbang itu adalah seimbang antara kebutuhan artifisal yakni kebutuhan pisik, namun juga tidak dapat menyampingkan pentingnya kebutuhan psikis. Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, pada acara tersebut di dampingi oleh salah satu Penyuluh dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung. Secara implisit, hal itu juga merupakan wujud pertanggungjawaban moral seorang penyuluh agar senantiasa peka terhadap kehidupan sosial terutama sosial keagamaan. Masing-masing daerah tentunya memiliki ciri khas tersendiri dalam melaksanakan ritual keagamaannya, terutama agama Hindu. Hal-hal di luar unsur keyakinan turut mempengaruhi pelaksanaan ritual itu. Di Pura Agung Blambangan Jawa Timur, pada kesempatan tersebut, berpadu dua buah tata cara pelaksanaan ritual agama Hindu, yakni menurut tradisi Bali dan tradisi lokal Jawa. Namun hal itu tidaklah menjadi penghalang dalam rangka meraih kekhusukan ketika melaksanakan persembahyangan. Malah sebaliknya, hal itu menjadi sebuah pengetahuan baru tentang beragamnya tata cara pelaksanaan kegamaan agama Hindu di berbagai daerah di Nusantara. Hal itu kemudian diapresiasi oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, sebagai implementasi konsep keharmonisan, (agus/swt)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar