Ngaturang Bakti Panganyar oleh Pemda Kabupaten Klungkung Di Pura Agung Semeru

Ngaturang Bakti Panganyar oleh Pemda Kabupaten Klungkung Di Pura Agung Semeru

(KanKemenag Kab. Klungkung) Rabu, 08 Juli 2015 Pemda Kabupaten Klungkung melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus ngaturang bakti panganyar di Pura Agung Semeru. Acara itu dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Klungkung, serta jajaran kepemerintahan daerah Kabupaten Klungkung. Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, S. H., turut hadir dalam acara tersebut. Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung mengungkapkan selain ngaturang bakti panganyar, acara tersebut juga dapat dikatakan sebagai Darma Yatra. Dharma Yatra sering juga disebut sebagai Tirtha Yatra (bepergian/ perjalanan mencari tirta). Sesungguhnya Darma Yatra bertujuan untuk meningkatkan kesucian pribadi dan memperkuat sradha kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan memperluas cakrawala memandang keagungan-Nya sehingga manusia makin teguh mengamalkan ajaran Dharma. Secara jelas darma yatra juga bertujuan untuk menghayati nilai-nilai sejarah dari objek suci yang dikunjungi. Tujuan yang tidak kalah penting adalah mengimbangi dosa dengan perbuatan-perbuatan dharma. Istilah mengimbangi dosa digunakan karena menurut kepercayaan Hindu, dosa seseorang akan melekat pada atman sebagai karmawasana sesuai dengan ketentuan hukum karmaphala. Perbuatan-perbuatan dharma yang terus menerus mengimbangi pahala perbuatan adharma (dosa) sehingga di penjelmaan berikutnya atman dapat berkedudukan pada manusia yang suputra.

Acara ngaturang bakti panganyar tersebut digunakan sebagai kesempatan untuk menghaturkan dana punia oleh Pemda Kabupaten Klungkung, yang diserahkan oleh Bapak Wakil Bupati Kabupaten Klungkung. Dana Punia artinya pemberian yang baik dan suci.Melakasanakan Dana Punia adalah merupakan salah satu kegiatan dharma yang sangat mulia, karena akan dapat menumbuhkan sifat-sifat kedewaan (Daivi Sampad) di dalam lubuk hati baik, di pihak pemberi, maupun di pihak penerima dana punia. Secara umum Dana Punia bermakna sebagai suatu pemberian yang di sampaikan dengan hati tulus, jujur , penuh dengan semangat cinta kasih dan kasih sayang dan tanpa pamrih serta suci.(Agus/swt)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar