Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Pembinaan Penguatan ZI, WBK dan SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi)

Pembinaan Penguatan ZI, WBK dan SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Foto by Gus Widura

(Inmas Bali) “Menciptakan Keluarga Berintegritas”. Begitulah semboyan yang disampaikan dalam sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK). Sesuatu kebahagian bagi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mendapatkan pembinaan dari Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 21 Agustus 2019, bertempat di Aula Kanwil Kemenag Prov. Bali, dihadiri oleh Ka. Kanwil Kemenag Prov. Bali, Ketua Pengurus Bayangkara Prov. Bali, Adiyaksa Provinsi Bali, Rektor IHDN Denpasar. Ka. Kamenag. Kab/Kota se-Bali, Kabid, Pembimas, Kasubag dan Kasi pada Kamenag Kab/Kota se-Bali, Kepala Madrasah Negeri se-Bali dan Ibu Ketua Dharma Wanita serta anggota di jajaran Kanwil Kemenag Prov. Bali.

Ketua Dharma Wanita Kanwil Kemenag Prov. Bali, Suarni Lastra dalam sambutannya menyampaikan rasa senang dan bahagia atas kedatangan Ibu Wakil KPK. Disamping itu pula beliau menyampaikan bahwa Korupsi bukanlah kata yang baru, korupsi dapat merugikan negara, dukungan paling kuat dalam mencegah korupsi adalah keluarga, perempuan harus mampu sebagai penggerak dan menyebarkan virus-virus anti korupsi, harus mampu dan dapat mentransfer dan menyebarkan nilai nilai anti korupsi dimulai dari keluarga, lingkungan, sekolah. Menjadi perempuan yg teguh, mandiri dan mampu melawan korupsi. Upaya SPAK yang telah dicapai antara lain yel-yel menggelorakan SPAK dan Simulasi SPAK. Akhir sambutannya beliau menggarapkan agar mampu menyuarakan Saya Perempuan Anti Korupsi.

Acara juga diisi dengan Pengarahan dari Kepala Kanwil Kemenag Prov. Bali, I Nyoman Lastra. Dalam pengarahannya juga menyampaikan rasa senang atas kehadiran wakil ketua KPK, karena bersamaan dengan Kanwil Kemenag Prov. Bali dan jajarannya sedang melakukan penguatan dengan merapatkan barisan untuk menciptakan aparatur yang bersih, berwibawa dan akuntabel terbebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Wujud pelayanan satu pintu telah diterapkan sampai ke seluruh jajaran dengan menggunakan Standar pelayanan sesuai SOP, serta di Kanwil Kemenag Prov. Bali telah memiliki 40 jenis layanan yang terkomputerisasi. Seluruh pejabat telah menandatangani fakta integritas dan sudah ada pemetaan resiko. Setiap bulan melakukan kegiatan Sinkronisasi Program Evaluasi Akuntabilitas Kinerja (SPEAK) dengan keterbatasan dana diadakan bergilir, serta untuk bulan Agustus di laksanakan di IHDN Denpasar dengan tujuan melakukan evaluasi terhadap serapan anggaran. Disamping itu pula dukungan dari SPAK, secara masif memberikan motifasi dan dukungan untuk memberikan layanan bersih dan akuntabel.

Sebagai acara pokok, pembinaan dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, dalam pemaparannya menyampaikan harapan agar seluruh pegawai bisa menjadi contoh. “Jaga nama baik Zona Integritas wajib Wilayah Bebas Korupsi. Jangan wilayahnya saja bebas korupsi akan tetapi orangnya harus juga bebas korupsi”. Sebagai Perempuan Anti Korupsi, ada hal yg harus dilakukan antara lain: 1. Terhadap diri sendiri, harus berintegritas, jujur dalam berpikir, berkata dan bertindak, 2. Di lingkungan wilayah masing-masing, bisa memberikan contoh yang baik, disiplin, bertanggung jawab, ada rasa kepedulian terhadap lingkungan dan adil. Di lingkungan keluarga, pembelajaran kepada anak-anak harus jujur, keuangan yg didapat bapaknya di jaga pemasukan dan pengeluarannya. Disamping itu pula beliau berharap kepada penegak hukum, jangan melanggar hukum. “Kepolisian, kejaksaan harus menjadi contoh, penegak hukum baik, Polisi baik, Kejaksaan baik, masyarakat menjadi baik”. Dalam kehidupan agar SPAK diberlakukan, baik terhadap diri sendiri dan lingkungan. “Jangan sampai ada pemungutan uang di luar ketentuan yg ada, apabila ditemui jangan sungkan sungkan dilaporkan ke nomor telpon 198. ZI dan WBK, dalam prakteknya harus dilaksanakan”. Basaria Panjaitan juga menyoroti dana pendidikan yang begitu tinggi, beliau berharap bilamana ada pemungutan diluar ketentuan agar segera dilaporkan, supaya anak-anak bisa sekolah dengan baik, serta sesuai dengan yang dicanangkan dalam Program Presiden Jokowi yaitu menjadikan Manusia Indonesia Unggul dan Mampu, bisa terwujud. Kesempurnaan acara ini diisi yel-yel Saya Perempuan Anti Korupsi, Tolak Korupsi dan Bersih Melayani serta di akhir acara diisi dengan foto bersama.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar