Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Merayakan Cinta dalam Hidup Berkeluarga

Merayakan Cinta dalam Hidup Berkeluarga Merayakan Cinta dalam Hidup Berkeluarga

Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pembinaan Bimbingan Keluarga Katolik Angkatan II. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Lodovikus Lena selaku Pembimas Katolik Bali, yang mewakili Bapak Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Bertempat di Hotel Jimbarwana, Negara, Pembinaan Bimbingan Keluarga Katolik dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Sabtu (7/9) hingga Minggu (8/9). Pembinaan Keluarga Katolik merupakan salah satu program Bimas Katolik Kementerian Agama Provinsi Bali dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga Katolik. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 pasang suami-istri yang berasal dari beberapa Paroki di Dekenat Bali Barat, seperti Paroki St. Petrus Negara, Paroki Hati Kudus Yesus Palasari dan Paroki Santa Maria Ratu Gumbrih. Kegiatan bertajuk “Membangun Keluarga yang Harmonis dan Bahagia” dilaksanakan untuk meningkatkan ketangguhan iman Katolik, menambah nutrisi cinta bagi para pasutri dan menyadarkan pentingnya keluarga sebagai Ecclesia Domestica yang berarti keluarga sebagai pusat iman yang hidup. Yulianus Gale dalam Laporan Ketua Panitia mengungkapkan bahwa dewasa ini, kehidupan perkawinan keluarga Katolik mengalami berbagai macam tantangan seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, hedonisme, individualisme dan hidup satu atap tanpa ikatan perkawinan yang sejatinya mendegradasi sakralitas perkawinan. Atas keprihatinan tersebut, pembinaan terhadap keluarga Katolik merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan, mengingat keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar dan memaknai kehidupan. Keluarga merupakan sekolah kemanusiaan, juga tempat pertama iman ditumbuhkan.

                    Kegiatan ini menghadirkan empat orang narasumber yang terdiri dari satu narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yakni Bapak Lodovikus Lena selaku Pembimas Katolik Bali, dan tiga orang narasumber dari Keuskupan Denpasar, yakni RD Emanuel Ano, RD Flavianus Endi dan RD Adianto Harun. Bapak Lodovikus Lena selaku pemateri pertama menegaskan bahwa keluarga adalah wadah pembentukan spiritual, moral dan pendidikan karakter bagi setiap insan. Keluarga Katolik yang harmonis dan bahagia, sejatinya harus bisa memenuhi kebutuhan asah, asih dan asuh.

                    RD Emanuel Ano dalam kesempatannya mengatakan bahwa keluarga adalah perayaan cinta, dan keluarga Katolik haruslah menjalani serta memperjuangkan Perkawinan Sakramentil yang berarti hidup perkawinan yang saling menyucikan. Perkawinan Sakramentil diwujudkan dengan merawat dan memelihara cinta dalam keluarga yang terwujud dari ketaatan, kesetiaan dan pengampunan. Senada dengan hal tersebut, RD Flavianus Endi yang membawakan materi dengan tajuk “Komunikasi Kasih demi Kebahagiaan Keluarga” menekankan bahwa keluarga adalah tempat untuk memiliki, menghidupi dan merayakan kebahagiaan. Keluarga Katolik harus menyalakan cinta dalam kehidupan dengan selalu berkorban dan berjuang. Relasi, komunikasi dan dialog merupakan hal krusial yang menjadi proyek seumur hidup bagi setiap keluarga. Selanjutnya, RD Adianto Harun sebagai pemateri keempat menyampaikan bahwa keluarga adalah jalan kekudusan. Keluarga Katolik haruslah menjadi tempat untuk saling menyucikan, tempat pengampunan, ketulusan dan kesabaran dalam mengarungi bahtera rumah tangga. (*vp- Bimas Katolik)

 

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar