Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Menag Tegaskan Pendidikan Agama Islam Tetap ada di Sekolah

Menag Tegaskan Pendidikan Agama Islam Tetap ada di Sekolah

(Inmas Bali) Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Islam (Pentas PI) Nasional XI Tahun 2019 digelar di Makassar. Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin membuka Pentas PAI ini Kamis, 10 Okotber 2019 bertempat di Asrama Haji Embarkasih Makassar. Selain Menag, hadir juga Kamaruddin Amin selaku Dirjen Pendidikan Islam dan Nizar selaku Dirjen PHU. Kamaruddin Amin dalam laporannya menyampaikan bahwa Pentas PAI ini sebagai wahana kompetisi untuk menumbuh kembangkan minat didik dan juga sebagai wadah pembinaan dan aktualisasi diri mendalami, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama Islam yang rahmatan lil alamin.

Pentas PAI ini mengusung tema Keberagaman generasi milenial yang perlu paham ajaran yang moderat, tema ini mengandung maksud mengingat peserta adalah bagian dari generasi millenial yang perlu paham ajaran yang moderat. Tujuan dari Pentas PAI ini adalah untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, meningkatkan pemahaman terhadap ajaran agama Islam, menumbuhkembangkan mental peserta didik, dan meningkatkan ketaatan beragama dalam bingkai NKRI.

LHS dalam sambutannya menyampaikan Pentas PAI ini dapat mendeteksi pemahaman keagamaan pada diri siswa. Pemahaman ajaran agama ini diterjemahkan dalam berbagai kompetensi. Pentas PAI ini menunjukkan ke masyarakat kita sebagai orang yang beragama dan memahami ajaran agama.

Dalam kesempatan ini juga LHS tegas menekankan isu yang selama ini berkembang bahwa Pendidikan Agama Islam akan dihapuskan pada kurikulum pelajaran di sekolah. "Pendidikan Agama Islam tidak akan dihapuskan, justru eksistensi PAI di sekolah harus semakin diperkuat" ujar LHS. 

Melalui Pentas PAI ini juga memupuk sikap sportifitas yang merupakan wujud dari sikap moderat berbasis keadilan. Tema yang diusung dalam Pentas PAI ini juga relevan dengan tuntutan zaman. Moderasi beragama adalah tidak berlebihan dalam beragama. Proses pembelajaran butuh pendidik yang memiliki jiwa didik yang dipenuhi rasa cinta. Rasa cinta lebih tinggi nilainya daripada wujud nyata kehadiran dari pendidik itu sendiri. "Didik anak anak kita dengan rasa cinta, karena akar dari ajaran agama Islam adalah kedamaian" Ujar LHS yang sekali lagi menegaskan betapa pentingka Pendidikan Agama Islam ada di sekolah. Karena melalui PAI kita dapat menyelamatkan perilaku dan akhlak peserta didik.

Provinsi Bali mengirimkan 31 peserta yang mengikuti Pentas PAI dengan 8 orang pendamping. semoga hasil terbaik yang dapat diberikan.(sn)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar