Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Study Banding Kanwil Kemenag DIY ke Kanwil Bali

Study Banding Kanwil Kemenag DIY ke Kanwil Bali Study Banding Kanwil Kemenag DIY ke Kanwil Bali

(Inmas Bali) Bertempat di Ruangan Rapat Ka. Kanwil Kemenag Prov. Bali, Selasa, 12 Nopember 2019, Ka. Kanwil Kemenag Prov Bali, I Nyoman Lastra, didampingi oleh Kasubag. Perencanaan dan Keuangan, Giriyasa dan Kasubag. Informasi dan Kehumasan, Buda Antara serta Kasubag. Umum, Luh Gede Sariti, menerima Rombongan dari Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta yang dipimpin oleh Ka. Kanwil D.I. Yogyakarta, Kabag. TU, Kasubag Perencana dan Keuangan, Jafung Perencana dan JFU Pada Subag. Perencanaan dan Keuangan, berjumlah 18 Orang.

Dalam kesempatan dalam pertemuan Ka. Kanwil D.I.Y, menyampaikan maksud kedatangannya beserta rombongan, dalam rangka silaturahmi mempererat persaudaraan, sekaligus menimba ilmu, belajar bagaiman Kanwil Kemenag. Bali, mengelola dan mengkreasi PTSP sehingga mendapat apresiasi penyelenggaraan PTSP terbaik. Disamping itu pula bagaimana pola mengelola Keuangan, sehingga berharap kedepannya Kanwil DIY bisa berkreasi lebih baik dari Bali. Di Bali, rencana kunjungan kerja selama 3 hari, dari Selasa s.d. Kamis, 12 s.d. 14 Nopember 2019.

Ka. Kanwil. Kemenag. Prov. Bali, Nyoman Lastra, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Ka. Kanwil Kemenag DIY, beserta rombongan ke Bali. “Kanwil Kemenag Prov Bali dulunya belajar dari Kanwil Kemenag DIY tentang PTSP dengan mengirim para Kabid dan Kasubag”.

“Bali sesungguhnya sama dengan DIY, tidak beda struktur dan tradisi”, kata Lastra.

“Apa yg dilakukan dan apa yang didapat di Yogyakarta, tidak sia-sia”. Lastra juga menyampaikan bahwa Inovasi PTSP Kanwil Bali dikerjakan oleh ASN. Bali bisa lebih cepat karena akses dan Teknologi Internet bagus, sama dengan di Yogyakarta. Ka Kanwil Kemenag Prov. Bali juga mengajak membangun Inovasi. Untuk mengevaluasi serapan anggaran Bali, sampai hari ini 81,28 %, masih kurangnya serapan karena ada belanja modal pembangunan gedung di Perguruan Tinggi Agama yang masih berlangsung dan Diklat di Balai Diklat Keagamaan yang anggarannya belum terserap.

Untuk mengevaluasi serapan anggaran dan laporan, telah dibuatkan inovasi oleh agen perubahan yang disebut SPEAK, yang dilakukan pertemuan secara rutin setiap bulan, secara bergilir di Kamenag. Kab/Kota, Perguruan Tinggi Keagamaan dan Balai Diklat Keagamaan.

Bali juga dipilih, untuk sertifikasi ISO. 37001, dari 10 Satker di Bali, dipilih 5 Satker menjadi Pilot Project ZI menuju WBK dan WBBM.

Akhir sambutan Lastra menyampaikan, tidak ingin terbaik mengalahkan yang lain, akan tetapi mengajak berinovasi bersama-sama, tidak mengatakan beban akan tetapi tantangan.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar