Bidang PHU : Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali meminta seluruh jemaah haji untuk proaktif dalam pengurusan dokumen haji tahun 1441 H/2020 M. Beberapa hal yang perlu diperhatikan jemaah diantaranya persiapan pelunasan, kerjasamanya terkait pemeriksaan kesehatan, pengurusan dokumen paspor di Kantor Imigrasi dan kelengkapan dokumen lainnya yang menjadi persyaratan dalam pengurusan dokumen pemvisaan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Muhammad Nasihuddin, saat menyampaikan materi persiapan pelunasan dan pengurusan dokumen haji Provinsi Bali Tahun 1441 H/2020 M dalam rangka Pra-Manasik Haji yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, Senin (13/01/2020).
Dalam persiapan pelunasan, Kanwil Bali meminta jemaah yang melakukan setoran awal di Bank Konvensional untuk segera membuka rekening tabungan haji di Bank Syariah. "Menurut aturan, pelunasan hanya dilakukan di Bank Syariah. Jadi yang setoran awal di BRI, misalkan, silakan segera buka rekening tabungan haji di BRI Syariah, BNI di BNI Syariah dan Mandiri di Mandiri Syariah," jelas Nasihuddin.
Mutasi rekening di Bank Syariah sejak dini dinilai cukup efektif untuk mempersiapkan pelunasan BIPIH. Pertama, dapat mengefektifkan waktu pelayanan perbankan pada saat pelunasan. Kedua, dapat segera mempersiapkan sejak dini ketersediaan dana guna keperluan pelunasan. Dan ketiga, perencanaan bekal finansial bagi jemaah pada saat berada di tanah suci mendatang.
Sedangkan terkait kesehatan, Kanwil Bali meminta PHU Jembrana segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jembrana untuk men-schedule-kan pemeriksaan kesehatan jemaah haji sembari meminta seluruh jemaah agar selalu hadir mengikuti setiap tahapan pemeriksaan kesehatan sampai dinyatakan istitoah karena istitoah kesehatan adalah syarat pelunasan BIPIH. Begitupula dengan pengurusan dokumen, agar segera diajukan permohonan pembuatan paspornya ke Kantor Imigrasi Singaraja.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jembrana, I Made Sudarmita, meminta jemaah untuk rajin mengikuti setiap kegiatan manasik haji, baik yang diselenggarakan oleh swadaya masyarakat maupun Kementerian Agama. "Kami berharap jemaah memiliki pengetahuan yang lengkap terkait mana yang wajib haji mana yang sunnah, mana yang tidak boleh ditinggalkan pada saat berhaji, mana aktivitas sebagai pelengkap pelaksanaan ibadah haji," ujarnya saat membuka secara resmi kegiatan Pra-Manasik.
Sedangkan PHU Jembrana, Muslihin, dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan Pra-Manasik Haji ini adalah ajang warming-up sebelum manasik resmi yang dibiayai pemerintah, sekaligus sosialisasi persiapan dokumen jemaah haji, baik terkait pelunasan, paspor, kesehatan maupun dokumen lainnya. Kegiatan Pra-Manasik ini juga merupakan realisasi dari Program Mahabah (Manasik Haji Bali Sepanjang Hayat) yang telah dicanangkan Dirjen PHU di Provinsi Bali. "Dalam program Mahabah, ada kegiatan Manasik Swadaya. Kegiatan ini tidak lain realisasi dari manasik swadaya yang bekerjasama dengan BRI Syariah Cabang Denpasar," tutur Muslihin.

Informasi Penting
-
- 20:59 WITA
- 18 Peb 2026
- Provinsi
-
- 11:09 WITA
- 18 Peb 2026
- Provinsi
-
- 14:49 WITA
- 13 Jan 2026
- Provinsi
-
- 11:08 WITA
- 23 Des 2025
- Provinsi
-
- 12:19 WITA
- 12 Sep 2025
- Provinsi
Lihat Informasi lainnyaSE Sekjen Kemenag Nomor 4 Tahun 2026 Tentang Jam Kerja Pegawai Kementerian Agama Pada Bulan Ramadan 1447 Hijriah
Jadwal Imsakiyah Provinsi Bali 2026
PMA No 23 Tahun 2021 tentang Pengendalian Gratifikasi
SURAT EDARAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN AGAMA NOMOR 42 TAHUN 2025
Informasi Kerukunan di Bali