Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Merdeka Belajar pada Madrasah

Merdeka Belajar pada Madrasah

(Bidang Pendidikan Islam) Senin 17 Pebruari 2020 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karangasem kembali mengadakan program tahunnya yaitu kegiatan “Gelar Siswa Prestasi” (GSP). GSP kali ini mengusung tema pemanfaatan teknologi 4.0, sedang peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah Madrasah Tsanawiyah (SMP) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kab. Karangasem dan dari luar Kabupaten Karangasem.

Kepala MAN Karangasem, Drs. H. Suprianto, M.Pd dalam penyampaian laporan ketua panitia mengatakan Tema Pelaksanaan GSP VIII ini adalah “soul 4.0 generation” dengan tema ini MAN Karangasem berusaha memberikan andil dalam menyiapkan generasi 4.0 memiliki kemampuan intelektual yang mumpuni, kemampuan emosional yang terkendali dan kemampuan spiritual yang mendalam. Dengan berbagai kemampuan tersebut diharapkan generasi 4.0 cukup matang dalam menghadapi tantangan di Zamannya nanti

 

Bapak Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fhil selaku Pelaksana Tugas Kakanwil Kemenag Provinsi Bali yang berkenan hadir, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada Civitas MAN Karangasem karena telah mampu menggelar kegiatan Gelar Siswa Prestasi (GSP) dengan sukses. GSP dapat dijadikan sebagai salah satu alat ukur “assesmen” bagi satuan Pendidikan sehingga dapat digunakan sebagai indikator kemajuan Pendidikan di madrasah/sekolah masing-masing. Beliau berharap Kegiatan seperti ini harus dapat dibudayakan pada Madrasah sehingga Madrasah di Bali menjadi Madrasah Hebat dan bermartabat.

Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Islam, Bapak Dr. H. Arjiman, M.Pd seusai acara mengatakan GSP merupakan bagian dari ikhtiar dari peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah yang ada di Provinsi Bali. Dengan adanya budaya kompetisi maka kedekatan siswa dengan gurunya tentunya akan semakin dekat dan intensif, siswa akan lebih banyak bertemu dan belajar dengan guru. Dengan kebijakan ini diharapkan satuan Pendidikan akan lebih dapat meningkatkan mutu pendidikannya dengan motto “Merdeka Belajar pada Madrasah. (hesa)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar