Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

SELURUH SANTRI PADA 55 PONDOK PESANTREN DI BALI SEHAT WAL ‘AFIAT

SELURUH SANTRI PADA 55 PONDOK PESANTREN DI BALI SEHAT WAL ‘AFIAT

(Bidang Pendidikan Islam) Merebaknya Virus Covi-19 di Indonesia berbagai kebijakan dikeluarkan Pemerintah untuk penanggulangannya serta pencegahan dalam dunia Pendidikan  termasuk pada Pondok Pesantren yang ada di Provinsi Bali.

Dr. H. Arjiman, M.Pd selaku Kepala Bidang Pendidikan Islam saat Rapat via aplikasi Online, Jumat, 3 April 2020 mengatakan seluruh Pembelajaran baik Madrasah dan Pondok Pesantren tetap dilaksanakan dirumah hingga wabah virus ini berakhir. Seluruh siswa dan santri wajib belajar dan diam di rumah serta menjaga kesehatannya agar tidak terkena wabah ini. Kepada seluruh jajarannya baik Kepala Seksi Pendidikan Islam yang ada di Kantor Wilayah, Kab/Kota serta Kepala Madrasah agar melakukan pemantauan melalui Darring proses pembelajran tersebut. Alhamdullilah hingga saat ini siswa Madrasah dan Santri di Bali semua dalam keadaan sehat dan tidak ada indikasi terpapar dengan virus Covid19 tambah H Arjiman.

Sedangkan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Drs. H. Noer Yasin, M.PdI dalam sambungan telepon mengatakan saat  ini Bali terdapat 55 Pondok Pesantren yang tersebar di Provinsi Bali sehingga Seksinya terus melakukan koordinasi dengan Kasi Kab/Kota se-Bali dan Pengurus Pondok Pesantren yang ada di Bali untuk mengetahui perkembangan dan keadaan kesehatan Santri yang ada di Bali. Beliau juga sempat merasa cemas karena melihat adanya pemberitaan Santri di luar Bali ada yang terpapar Virus Covid-19 sehingga koordinasi intensif terus dilakukan. Beliau sangat bersyukur karena seluruh santri yang tersebar pada 55 Pondok Pesantren yang ada di Bali Alhamdulillah semua sehat Wal Afiat terbebas dari Covis-19 dan selalu menjaga prilaku hidup sehat, belajar Agama dan berdoa  di rumah mereka masing-masing “tambah H. Noer. (hesa)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar