Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Meskpiun Hilal Tertutup Awan, Pemantauan Tetap Dilakukan

Meskpiun Hilal Tertutup Awan, Pemantauan Tetap Dilakukan Foto by Sania

(Humas Bali) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Selasa, 21 Juli 2020 melakukan pemantauan hilal guna menentukan 1 Zulhijjah 1441 Hijriyah. Bertempat di Pantai Patra Jasa, Kabupaten Badung pemantauan hilal ini dihadiri oleh Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Pengadilan Agama Kota Denpasar, Kepala Pengadilan Tinggi Kab. Badung, Perwakilan Organisasi Masyarakat, dan Perwakilan dari MUI. Pelaksanaan rukaytul hilal juga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dengan hand sanitizer dan menjaga jarak.

Drs. H. Nurkhamid selaku Kepala Bidang Bimbingan masyarakat Islam menyampaikan bahwa proses rukaytul hilal merupakan wujud dari tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama sebagai bentuk nyata negara hadir memfasilitasi umatnya untuk mengumumkan tanggal 1 Zulhijjah 1441 Hijriyah. “Meskipun hilal tertutup oleh awan mendung namun, kita tetap melakukan pengamatan. Cuaca Bali yang kurang baik akhir akhir ini memang menghalangi hilal untuk terlihat, tapi tetap menjadi tanggung jawab dari Kementerian Agama untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk ibadah hari raya idul adha.” Ujar Nurkhamid.

Nurkhamid juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan ormas islam di Bali guna penyelenggaraan hari raya idul adha. Hasil dari pemantauan rukyat hilal ini disampaikan oleh Bidang Bimas Islam sebagai masukan dalam pengambilan keputusan siding isbat.

Rukyatul hilal merupakan upaya negara dalam memberikan informasi kepada umat tentang panduan pelaksanaan ibadah shalat idul adha. Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1441 H jatuh pada Jum’at, 31 Juli 2020. Ketetapan ini disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi usai memimpin Sidang Isbat (Penetapan) 1 Zulhijjah 1441 H yang digelar Kementerian Agama, di Jakarta.

Menurut Menag, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab posisi hilal dan laporan rukyatul hilal. Lebih dua belas pemantau mengatakan melihat hilal dan telah disumpah. Rukyatul Hilal ini mengkonfirmasi hasil hisab bahwa hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk, antara 6 derajat 51 menit sampai dengan 8 derajat 42 menit.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar