Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Peduli

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Peduli

(Humas Bali) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Kamis, 10 September 2020 menyalurkan bantuan berupa bingkisan sembako bagi ASN yang terdampak Covid 19 pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli. Didampingi oleh Kasi Zakat dan Wakaf Bidang Bimas Islam, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali secara langsung menyerahkan bantuan tersebut yang diterima oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli yang nantinya akan disampaikan kepada ASN yang memang saat ini menjalani isolasi mandiri karena terdeteksi reaktif terhadap Corona Virus Disease.

Penyebaran Covid 19 saat ini memang mengalami peningkatan terlebih pada lingkungan perkantoran. Sehingga Kementerian Agama Provinsi Bali meningkatkan kewaspadaan dengan cara penerapan protokol kesehatan dan juga melakukan rapid tes mandiri. Dari hasil rapid tes ini diperoleh data bahwa beberapa ASN yang reaktif terhadap Covid 19. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si menginstruksikan kepada para jajarannya bilamana ada yang reaktif Covid 19 untuk selanjutnya melakukan isolasi mandiri dan melakukan tugas pekerjaan di rumah (Work From Home).

Mendapatkan informasi bahwa ada beberapa pegawai yang reaktif Covid 19, maka UPZ Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali yang telah berhasil mengumpulkan bantuan dan menyalurkan sebagai wujud kepeduliannya. Bantuan ini akan diberikan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali yang reaktif Covid 19.

Selain menyerahkan bantuan, Komang Sri Marheni yang didampingi oleh Kabag TU Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali berkesempatan mengunjungi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli dan juga memantau aktivitas kinerja para ASN. Penting ditekankan oleh Marheni adalah bahwa tingginya penyebaran Covid 19 di Provinsi Bali harus disikapi dengan bijak, penerapan protokol kesehatan menjadi wajib dan juga pengaturan jarak saat beraktifitas juga sangat ditekankan oleh Marheni agar seluruh ASN Kementerian Agama dapat menjaga kesehatan dan diri dari paparan Covid 19 ini. Pelayanan kepada umat juga harus tetap diberikan tentunya dengan mengutamakan protokol kesehatan. (sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar