Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Halal Bihalal Wujud Dari Melestarikan Budaya dan Menyambung Silaturahim

Halal Bihalal Wujud Dari Melestarikan Budaya dan Menyambung Silaturahim Halal Bihalal Ka Kanwil dengan seluruh Pegawai Foto by Sania

(Humas Bali) Menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 06 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah, Mudik, Dan/Atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Kementerian Agama dalam Masa Pandemi Covid 19 Senin, 17 Mei 2021 Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali melakukan pemantauan kehadiran dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

Dari hasil pemantauan ini tidak terdapat laporan pelanggaran atas Surat Edaran tersebut. Nurkhamid selaku Kabag TU dalam kesempatan ini juga menyoroti pemberlakuan sistem kerja dari rumah agar ditinjau kembali jumlah kehadiran dikantor agar sesuai dengan prosentase 25% sesuai aturan yang berlaku.

Usai melakukan pemantau kehadiran dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni melakukan Halal Bihalal bertempat di Lobby Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, halal bihalal dilakukan diruang terbuka, tanpa bersentuhan atau bersalaman, dan menjaga jarak. Halal Bihalal ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II, III, dan IV serta seluruh pegawai dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.

Kepala Bidang Bimas Islam dalam kesempatan ini menyampaikan secara singkat makna dari kemenangan yang diraih usai pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Nurkhamid selaku Kabag TU mewakili pegawai beragama Islam pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan terima kasih dan juga permohonan maaf atas salah dan khilaf yang pernah ada.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni, menyampaikan arahannya bahwa dirinya saat ini menjadi nahkoda dari enam agama di Provinsi Bali. Bukan hanya Islam atau Hindu saja yang perlu diperhatikan namun, keenam agama ini harus mendapat perlakukan sama.

“Saya berharap kepada seluruh pegawai dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mampu memahami dan mengimplementasikan dengan benar makna dari moderasi beragama. Bagaimana kita mampu beragama yang moderat.” Pesan Marheni.

“Selama sepuluh bulan saya menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agaa Provinsi Bali, saya juga tidak luput dari salah. Momentum ini juga saya secara pribadi dan atas nama keluarga memohon maaf jika ada salah dalam ucap dan perilaku” Ucap Marheni.

Halal bihalal yang berlangsung singkat dan penuh kekeluargaan ini menjadi suatu keharusan sebagai wujud melestarikan budaya silaturahmi yang ada ditengah masyarakat Indonesia usai merayakan Idul Fitri. Dengan melaksanakan halal bihalal, masyarakat dapat menyambung silaturahim untuk saling memaafkan dan terbebas dari kesalahan dan dosa yang diperbuat sebelumnya. Namun, Halal Bihalal ini pun jangan melengahkan diri kita atas protokol kesehatan dengan tidak berjabat tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak adalah wujud dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali untuk mencegah penyebaran Covid 19.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar