Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Ka.Kanwil Berikan Arahan Saat Membuka Orientasi Peningkatan Pemahaman Implementasi Kurikulum Darurat/Penyederhanaan

Ka.Kanwil Berikan Arahan Saat Membuka Orientasi Peningkatan Pemahaman Implementasi Kurikulum Darurat/Penyederhanaan

        Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kurikulum darurat diciptakan untuk penyederhanaan kompetensi dasar selama pembelajaran jarak jauh. Penyederhanaan ini akan mengurangi kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran. Sehingga, peserta didik akan fokus kepada kompetensi yang esensial dan kompetensi yang menjadi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran ke tingkat selanjutnya.

        Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni saat membuka Orientasi Peningkatan Pemahaman Implementasi Kurikulum Darurat/Penyederhanaan dan sekaligus memberikan arahan kepada 40 peserta guru agama Hindu yang berasal dari kabupaten/kota se-Bali. Lebih lanjut Ka.Kanwil juga menyampaikan bahwa penting bagi guru Agama Hindu untuk meningkatkan pemahamannya terkait implementasi Kurikulum darurat, mengingat sampai saat ini masih ada yang pelaksanakan pembelajaran Jarak Jauh( PJJ).

        “Kurikulum darurat atau penyederhanaan ini bukanlah kurikulum baru tetapi penyederhanaan dari kurikulum 2013. Kurikulum darurat merupakan penyederhanaan kompetensi dasar yang mengacu pada Kurikulum 2013, Pada kurikulum darurat ini ada pengurangan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran termasuk pada mata pelajaran Agama Hindu, sehingga berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya” ujar Ka.Kanwil Komang Marheni yang di damping oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu Ida Ayu Dharma Yanti, Selasa, 18 Mei 2021 di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar.

        Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama 4 hari pada Selasa 18 Mei – Jumat 21 Mei 2021 sangat diapresiasi oleh Ka.Kanwil. Maka dari itu Ka.Kanwil berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin untuk dapat meningkatkan pemahaman terhadap kurikulum darurat, dan dapat melaksanakannya dengan baik pada satuan pendidikan masing-masing, dalam mewujudkan peserta didik yang cakap, trampil, menguasai ilmu pengetahuan, berbudi luhur dengan memberikan layanan sepenuh hati untuk menguasai kecerdasan yang majemuk.

        “Saya ingin para guru untuk dapat lebih melakukan inovasi dan menambah pengetahuannya terutama dengan berbagai model pembelajaran yang dapat dikombinasikan dengan tatap muka secara virtual sebagai elemen dari interaksi sosial. Dengan adanya inovasi yang dikembangkan diharapkan para peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan mengintemalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karater dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.” ungkap Ka.Kanwil Komang Marheni

        Kendala dari pembelajaran tatap muka ini disebabkan adanya perkembangnya klaster-klaster baru dan varian baru berkembangnya Covid-19. Sehingga sampai saat ini pembelajaran tatap muka  belum dapat dilakukan meskipun baru 3 kabupaten dan kota yang melaksanakan tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yaitu Kabupaten Gianyar, Denpasar dan Kabupaten Badung. 

        Untuk itu di penghujung sambutannya Ka.Kanwil berpesan untuk terus menerapkan protokol kesehatan 5M saat kegiatan berlangsung dan usai kegiatan. Ka.Kanwil sangat yakin para peserta telah melaksanakan vaksin 1 dan 2. “ Meskipun telah vaksin bukan berarti protokol kesehatan menjadi kendor. Jaga Imun” pesan tegas Ka.Kanwil.

        “Melalui kegiatan ini saya ingin para peserta untuk saling berbagi informasi dengan peserta lainnya serta menggali informasi dari narasumber yang dihadirkan oleh pihak panitia serta membagikan informasi yang di dapat dari kegiatan ini kepada rekan-rekannya” tambahan oleh Ka.Kanwil saat mengakhiri sambutannya pada kegiatan yang mengambil tema “Kita Tingkatkan Layanan Sepenuh Hati Dalam Mewujudkan Peserta Didik Yang Memiliki Kecerdasan Majemuk”.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar