Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Generasi Muda Bali Diajak Segera Daftar Haji

Generasi Muda Bali Diajak Segera Daftar Haji Foto by PHU

Bidang PHU : Kementerian Agama mengajak generasi muda Bali untuk daftar haji sejak usia muda. Hal tersebut mengingat antrian untuk berangkat haji di Provinsi Bali yang sudah mencapai puluhan tahun dan realita bahwa haji adalah ibadah yang mengedepankan fisik dalam pelaksanaannya.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni, saat membuka sekaligus menyampaikan materi pada kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Kepada Jemaah Haji/Masyarakat di Bali Paragon Resort Hotel Jimbaran (28/06/2021). Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Provinsi Bali mengikutsertakan 60 pelajar, remaja dan pemuda perwakilan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali.

Kegiatan penyuluhan itu sendiri dirangkaikan dengan pelaksanaan program Rumah Binar (Bimbingan Intensif Anak Remaja) Bali, program unggulan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Dalam kegiatan, para generasi muda diajak untuk mengembangkan potensi diri, pemanfaatan media sosial secara positif dan pengembangan moderasi beragama, terutama dikaitkan dengan penyelenggaran ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Menurut laporan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Abu Siri, data waiting list per 28 Juni 2021 sudah mencapai 17.377 jemaah. Dengan asumsi kuota pemberangkatan setiap tahunnya mencapai 700 orang, maka potensi lamanya antrian berangkat bagi pendaftar baru jemaah haji Provinsi Bali mencapai 25 tahun.

Lamanya antrian itulah yang membutuhkan perencanaan sejak dini untuk segera mendaftar haji. Menurut Adisti Nur Inayah, praktisi perjalanan haji dan umrah yang tampil sebagai narasumber, berhaji selagi muda memiliki beberapa keuntungan, diantaranya lebih mudah dalam pelaksanaannya karena haji adalah ibadah yang mengedepankan fisik dan membutuhkan stamina yang prima. Selain itu, usia muda memudahkan untuk menerapkan gara hidup yang lebih islami serta memiliki energi untuk membantu sesama saat pelaksanaan ibadah.

Untuk mewujudkan harapan daftar dan berhaji selagi muda, Ni Luh  Arick Istriyanti yang juga tampil sebagai narasumber, mengajak generasi muda Islam untuk merencanakan diri untuk masa depan. "Kehidupan adalah sebuah kompetisi dimana masa depan bukan tergantung waktu, tetapi tergantung bagaimana cara kita me-manage diri kita. Waktu cepat berlalu dan akan sulit dikendalikan . Pahami waktu optimal kita dan hindarilah kebiasaan menunda, termasuk untuk berhaji," ujar psikolog yang juga pendiri komunitas ekspresi menyemangati peserta.

Hal senada juga disampaikan Ananda D. Priantara. Menurut Co-Founder Panenpa Indonesia, sebuah star-up di yang bergerak di bidang pertanian, sebuah cita-cita berawal dari mimpi yang kemudian direncanakan dan untuk mewujudkan kenyataan membutuhakn sebuah komitmen. "Cita-cita berhaji harus berawal dari mimpi dan proyeksi kapan kita bisa berhaji. Untuk mewujudkannya, butuh komitmen kita, misalkan membuka tabungan khusus haji dan sisihkan angka fix dari pendapatan kita untuk setoran bulanannya," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler, Nasrullah Jassam, banyak menjelaskan tentang alur penyelenggaraan haji Indonesia, dari penandatangan MoU tentang penyelenggaraan ibadah haji dengan Arab Saudi, penyiapan sarana prasarana dan pemaketannya, penyelesaian dokumen pemvisaan sampai pemulangan dan evaluasi. Pemahaman alur tersebut memudahkan generasi muda untuk memfilter informasi dan terhindar dari berita-berita hoax seputar penyelenggaraan haji. "Visa haji akan keluar kalau kita sudah menyelesaikan dokumen dan membayar pemaketan secara lunas. Bagaimana mungkin kita punya hutang dengan Arab Saudi kalau visa jemaah haji sudah keluar semua," tegasnya. (nas)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar