Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

MAN 1 Jembrana Dukung Gerakan Merdeka Dari Hoax

MAN 1 Jembrana Dukung Gerakan Merdeka Dari Hoax Foto by Ulik

(Humas Bali) Digitalisasi saat ini telah berkembang sangat masif dan cepat. Kebutuhan terhadap smartphone pada semua kalangan masyarakat menjadi bukti bahwa kehidupan saat ini sangat dekat dengan dunia digital. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses konten-konten berita di dunia melalui kecanggihan teknologi. Sehingga filterisasi terhadap kebenaran sebuah berita menjadi sangat penting untuk dilakukan. Tujuan filterisasi tersebut sebagai upaya untuk menangkal berita hoax yang belakangan ini menjadi masalah baru dalam dunia digitalisasi.


MAN 1 Jembrana sebagai salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia berkomitmen  untuk mendukung gerakan merdeka dari hoax. Langkah nyata untuk mendukung gerakan tersebut diwujudkan dalam sebuah kegiatan webinar bertajuk Jejaring dan Diseminasi Kehumasan Publikasi Pendis “Merdeka dari Hoax, Semangat Syiar dan Share Prestasi Madrasah.” Kegiatan ini merupakan agenda dari Humas Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang mempercayai MAN 1 Jembrana sebagai tuan rumah untuk zona Bali, Mataram, dan NTT yang telah dilaksanakan pada Hari Kamis (26/08/2021).  


Kepala MAN 1 Jembrana Agus Subagya menjelaskan bahwa sebagai sebuah lembaga pendidikan, MAN 1 Jembrana harus mengambil peran dalam turut serta menangkal berita hoax. Publikasi informasi yang benar menjadi sangat penting untuk menciptakan gerakan merdeka dari hoax. Selain itu, pendidikan dalam menggunakan media sosial menjadi sangat penting karena saat ini banyak berita bohong di media sosial yang disebabkan oleh ketidakpahaman masyarakat dalam memanfaatkan media sosial. Apalagi saat ini media sosial lebih banyak digunakan oleh remaja. “Generasi milenial merupakan yang paling rentan terhadap bahaya hoax. Sangat disayangkan jika Indonesia yang harusnya bisa menikmati bonus demografi di tahun 2030 nanti, justru diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial jika masalah hoax ini tidak segera ditangani dengan serius,” ungkapnya saat dikonfirmasi di MAN 1 Jembrana, Kamis (26/08/2021). Agus Subagya juga mengucapkan terima kasih kepada Humas Pendis Kementerian Agama RI yang telah mempercayai MAN 1 Jembrana menjadi tuan rumah pada acara webinar merdeka dari hoax tersebut.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si. mengapresiasi kerja keras seluruh civitas akademika MAN 1 Jembrana dalam menyiapkan kegiatan tersebut. Beliau menuturkan bahwa MAN 1 Jembrana sebagai contoh madrasah yang selalu berinovasi dalam berbagai hal, salah satunya mendukung Kementerian Agama untuk memerangi hoax. “Saya sangat mengapresiasi MAN 1 Jembrana yang selalu berinovasi dalam berbagai hal, salah satunya dengan bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan webinar Jejaring dan Diseminasi Kehumasan Publikasi Pendis Merdeka dari Hoax, Semangat Syiar dan Share Prestasi Madrasah ini.” Jelas beliau saat ditemui di MAN 1 Jembrana kemarin. Kakanwil juga menambahkan bahwa permasalahan hoax menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat tentang penggunaan media sosial yang arif dan bijaksana.


Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Media dan Publikasi Wibowo Prasetyo yang turut hadir pada acara tersebut dalam sambutannya menjelaskan bahwa belakangan ini berita-berita hoax tentang Kementerian Agama sangat mudah diakses di media sosial. Hal ini sangat tidak baik untuk masyarakat karena disuguhi berita bohong yang sifatnya tidak edukatif. Sehingga kegiatan seperti webinar merdeka dari hoax ini menjadi sangat perlu dilakukan untuk mengklarifikasi berita hoax tersebut. Selain itu, kegiatan seperti ini akan memberi edukasi kepada masyarakat untuk menghindari berita-berita hoax di media sosial.


Dalam webinar yang telah dilaksanakan di MAN 1 Jembrana kemarin tersebut, juga dihadiri oleh Sesditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Dr. H. Rohmat Mulyana Sapdi, M.Pd., Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali H. Nurchamid, M.Ed., Subkoordinator Humas Pendis Kemenag RI Sholla Taufiq, dan Kepala Bidang Pendis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali H. Mahmudi, S.Ag., MA. Sedangkan selaku pemateri pada kegiatan webinar tersebut adalah Mujibur Rakhman selaku Content Writer Humas Pendis Kemenag RI dan Dr. Novi Kurnia yang merupakan Koordinator Jaringan Pegiat Literasi Digital dan Dewan Pengarah Siberkreasi.


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar