Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Penutupan Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional Ke-14 Tahun 2021 di Provinsi Bali.

Penutupan Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional Ke-14 Tahun 2021 di Provinsi Bali. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali

Kamis (30/21), Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke-14 yang diselenggarakan di Hotel Sthala Ubud Kabupaten Gianyar Bali, hari ini resmi ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, ibu Komang Sri Marheni dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Ka.Kanwil yang didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Hindu, bapak Ida Bagus Gde Swastika, dalam sambutannya mengucapkan rasa apresiasi dan rasa terima kasih yang sangat mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan UDG Tingkat Nasional ke-14 dari awal hingga tiba di akhir penutupan ini. Semua ini bisa dikerjakan dengan segala keterbatasan karena memang situasi pandemi ini harus memaksa kita untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, agar apa yang kita harapkan tetap berjalan dengan baik dan tentu kesehatan kita semua tetap terjaga. Semoga dengan digelarnya UDG ini menjadi momentum untuk kita semua menerapkan ajaran Agama Hindu dengan lebih dalam lagi, sehingga doa kita terhadap situasi pandemi ini agar segera berlalu dapat terwujud. Ujar Ka.Kanwil.

Terlebih dari itu, Ka.Kanwil juga berpesan kepada seluruh peserta, agar semua menerapkan ilmu agama dengan baik bukan saja saat ada ajang seperti ini, namun berbuatlah kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, dan untuk peserta yang mendapat juara jangan merasa jumawa, serta kebalikannya yang belum mendapat peringkat juara, jangan merasa berkecil hati. Dalam ajang ini tidaklah menang dan kalah yang menjadi nilai utama, namun bagaimana nantinya kita dapat menerapkan nilai-nilai inti dari Agama Hindu dalam kehidupan sosial masyarakat. Mari terapkan ajaran Tat Twam Asi dalam berkehidupan di masyarakat, karena konsep Tat Twam Asi adalah konsep saling hormat menghormati, karena di dalam kehidupan bermasyarakat tidak hanya Agama Hindu saja, namun banyak saudara agama lain yang memang harus kita hormati, dan ini merupakan bentuk sederhana penerapan moderasi beragama dari apa yang kita sering gaungkan melalui Kementerian Agama. Tutup Ka. Kanwil.(tam)

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar