Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Yandri Susanto Kupas Tuntas Disinformasi Perhajian

Yandri Susanto Kupas Tuntas Disinformasi Perhajian

Denpasar , Humas Bali – Disinformasi yang beredar dimasyarakat terkat penyelenggaraan ibadah haji dan juga pengelolaan keuangan haji akhir akhir membuat tingkat kepercayaan dengan pemerintah menurun. Menangkap fenomena tersebut Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Selasa, 5 Oktober 2021 kembali menggelar Jamarah yang merupakan akronim dari Jagong Masalah Umrah dan Haji yang bertempat di The Patra Bali Resort and Villas, Kabupaten Badung.

Abu Siri selaku Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah menyampaikan bahwa tujuan digelarnya Jamarah ini adalah untuk melakukan distribusi informasi terkait kebijakan pembatalan keberangkatan haji tahun 1442 H/2021 M, penyampaian informasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M dan menggali potensi ide dan saran untuk perbaikan penyelenggaraan haji dimasa mendatang. Mengambil tema “Pemantapan Sinergitas Pembinaan, Pelayanan, dan Perlindungan Jemaah Menuju Penyelenggaraan Haji 2022 yang Berkualitas”, Bidang PHU mengajak perwakilan organisasi masyarakat, Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, perwakilan Jemaah haji, dan elemen perhajian seperti IPHI, SAHI, KBIHU, PPIU, dan PIHK sebagai peserta untuk mengetuk tularkan informasi yang diperloleh melalui kegiatan ini.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni mengapresiasi Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini terlebih lagi mampu menghadirkan Ketua Komisi VIII DPR RI sebagai narasumber. “Saat ini jemaah kita sedang galau terhadap informasi yang beredar. Oleh karena itu Kementerian Agama mempunya tugas untuk mampu menyampaikan informasi yang benar melalui kegiatan Jamarah inilah salah satu caranya” ucap Ka Kanwil.

Menghadirkan H. Yandri Susanto yang merupakan Ketua Komisi VIII DPR RI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mengajak peserta yang hadir untuk bersama mendapatkan informasi terbaru terkait penyelenggaraan ibadah haji dan juga penjelasan atas disinformasi yang terlanjur merebak ditengah masyarakat kita. 

“Banyak selentingan yang beredar bahwa saya ini seperti juru bicaranya Kementerian Agama terkait masalah haji, namun saya tidak mempermasalahkan itu semua semata untuk menyampaikan informasi yang sesungguhnya kepada masyarakat agar bersama paham bagaimana penyelenggaraan haji dan juga pengelolaan dana haji” Jelas Yandri.

Yandri menyampaikan bahwa dirinya dengan Menteri Agama pada akhir Oktober ini dijadwalkan bertolak menuju Arab Saudi guna membahas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023. Dirinya berharap agar tahun 2022 Indonesia dapat diberikan akses untuk menyelenggarakan ibadah haji oleh Arab Saudi.

Selain menghadirkan Ketua Komisi VIII DPR RI dalam Jamarah ini juga menghadirkan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU Kementerian Agama RI dan secara virtual dihadirkan narasumber dari Badan Pengelolaan Keuangan Haji yang dengan gambling menjelaskan bagaimana pengelolaan dana ibadah haji.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar