Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Ini Arahan Ka.Kanwil Di Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

Ini Arahan Ka.Kanwil Di Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

Moderasi beragama merupakan konsepsi yang dapat membangun sikap toleran dan rukun guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.  Sebab Komitmen utama moderasi beragama terhadap toleransi menjadikannya sebagai cara terbaik untuk menghadapi radikalisme agama yang mengancam kehidupan beragama itu sendiri dan, pada gilirannya, mengimbasi kehidupan persatuan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni saat hadir memberikan arahan pada Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Pendidik Dan Tenaga Kependidikan yang digelar oleh Bidang Pendidikan Agama Hindu, Rabu, 13 Oktober 2021, di Hotel Puri Nusa Indah.

Menurut Ka.Kanwil bahwa langkah yang dapat ditempuh di bidang pendidikan adalah memasukan muatan moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan, mengembangkan wawasan multikultural dan multireligius di kalangan satuan pendidikan.

“ Berikan wawasan dan pengertian yang lebih dalam dan luas lagi mengenai Moderasi Beragama pada peserta didik maupun di kalangan satuan pendidikan, karena akhir-kahir ini banyak dinamika yang berkembang dalam berbangsa dan bernegara. Sampaikan juga bahwa agama adalah sumber nilai-nilai yang dapat merawat kebhinekaan dan agama telah menjadi roh utama bangsa ini.” Ujarnya

Lebih lanjut Ka.Kanwil menjelaskan kepada Guru Agama Hindu se-Bali yang hadir sebagai peserta, bahwa Pengetahuan atas keragaman itulah yang memungkinkan seorang pemeluk agama akan bisa mengambil jalan tengah atau moderat, sedangakan sikap ekstrem biasanya akan muncul manakala seorang pemeluk agama tidak mengetahui adanya alternatif kebenaran tafsir lain yang bisa ia tempuh.

Maka dari itu peran Guru Agama Hindu sangatlah penting dalam memberikan pondasi-pondasi moderasi beragama melalui pendidikan agama terhadap peserta didik serta di kalangan satuan didik agar dapat menjaga kebhinekaan budaya sebagai kekayaan dan modal sosial Indonesia. 

Mengakhiri arahannya, Ka.Kanwil, Komang Marheni berharap untuk selalu waspada terhadap anacaman yang dapat memecah belah persatuan dengan latar belakang agama dengan warna kekerasan dan norma-norma menyimpang yang dapat menimbulkan ketegangan serta berpesan untuk meningkatkan lagi literasi agar mampu menjadi manusia yang bijak.

Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar