Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Ka Kanwil Ajak Generasi Milenial Menjadi Agen Moderasi Beragama

Ka Kanwil Ajak Generasi Milenial Menjadi Agen Moderasi Beragama Foto by Sania

Denpasar, Humas Bali – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si mengajak 67 generasi milenial lintas agama untuk menjadi agen moderasi beragama yang mampu membumikan moderasi beragama ditengah masyarakat Provinsi Bali. Hal ini disampaikan Komang Sri Marheni saat menutup kegiatan Pembinaan Kapasitas Lembaga Pemuda Keagamaan Provinsi Bali yang digelar oleh Sub.Bagian Ortala dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Sabtu 23 Oktober 2021 bertempat di B Hotel Denpasar.

Komang Sri Marheni dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa pentingnya kita untuk meningkatkan kepedulian dalam menekan tingkat penyebaran virus Covid 19. “Covid 19 mengajarkan kita untuk kembali meningkatkan kearifan lokal. “Sebagai generasi milenial haruslah mampu menjadi contoh yang baik dalam penerapan protokol kesehatan dan juga kalian harus mampu menyaring berita hoax terkait covid 19 ” ujar Marheni.

“Ibu ingin mengajak semua yang hadir disini untuk bersama memasang peduli lindungi pada diri kita sendiri terlebih dahulu. Artinya kita menanam kesadaran untuk peduli pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan, peduli kepada keluarga atau orang lain agar mereka selamat. Dengan melindungi diri sendiri sama dengan kita melindungi orang lain” Ujar Ka Kanwil.

Selain itu juga Ka Kanwil mengajak seluruh peserta yang merupakan generasi milenial ini untuk bersama menggaungkan moderasi beragama. “Moderasi beragama hakikatnya adalah mengajak kita untuk beragama dengan moderat dan mampu menerima perbedaan dengan mengedepankan sikap toleransi. Perbedaan adalah keniscayaan yang merupakan ciptaan Tuhan. Perbedaan membuat hidup kita lebih dinamis, perbedaan bukanlah unsur perpecahan. Melalui  kegiatan semacam ini kita diajarkan untuk lebih beretika dalam menyikapi perbedaan.” Jelas Ka Kanwil.

Ka Kanwil berharapan melalui kegiatan ini mampu menambah ilmu terutama dalam mengurus lembaga untuk lebih profesional dan akuntabel. Ka Kanwil juga mengajak untuk bersama menggaungkan moderasi beragama agar dapat menanamkan sikap toleransi dengan sesama karena kita adalah bersaudara. 

Kegiatan Pembinaan Kapasitas Lembaga Pemuda Keagamaan Provinsi Bali ini sendiri telah dilaksanakan dari tanggal 21 Oktober 2021 yang dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha. Melibatkan pemuda dan pemudi lintas agama, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan misi Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama; Memperkuat peran pemuda yang berkarakter dan berbudaya  di era transformasi digital; dan Menjalin silaturahmi dan komunikasi yang kuat antar pemuda lintas agama. 

Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan perbedaan, namun hal tersebut tidak menghalangi semangat para pemuda untuk meraih kemerdekaan. Perbedaan suku bangsa, maupun agama menjadi anugerah bagi Bangsa Indonesia, karena seperti yang selalu disampaikan oleh Bapak Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas bahwa kita harus “Menjadikan Agama sebagai Inspirasi, bukan Aspirasi” kalimat tersebut menyiratkan arti untuk kita menjadikan agama sebagai sumber pengetahuan yang mempersatukan bukan agama sebagai tempat untuk mengkotak-kotakkan kita semua. Beranjak dari hal tersebutlah, maka tepat kiranya tema “Membangun Generasi Muda Yang Moderat, Berkarakter dan Berbudaya di Era Transformasi Digital ” diusung dalam kegiatan ini.

Menariknya dalam kegiatan ini juga yang melibatkan generasi milenial yang erat dengan dunia digitalisasi, selain mengikuti kegiatan peserta pun diminta untuk mempu mengetuk tularkan kegiatan ini dengan menyebarkan informasi kegiatan ini melalui sosial media. Dengan stimulus hadiah hiburan diberikan kepada peserta yang mampu memperoleh dukungan terbanyak dari konten publikasi yang disebarkan. Hal ini dilakukan sebagai jalan untuk meningkatkan eksistensi dari sosial media Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan juga untuk menyebarkan lebih luas digelarkan kegiatan Pembinaan Kapasitas Lembaga Pemuda Keagamaan Provinsi Bali.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar