Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Kanwil Bali Ajak Stakeholder Wujudkan Asrama Haji

Kanwil Bali Ajak Stakeholder Wujudkan Asrama Haji Foto by Bidang PHU

Bidang PHU, Denpasar - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mengajak stakeholder perhajian untuk dapat mewujudkan asrama haji di Provinsi Bali. Pasalnya, dari 34 provinsi se-Indonesia, hanya Provinsi Bali yang sampai saat ini belum memiliki asrama haji.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, H. Arjiman, saat memberikan pengarahan, mewakili Kakanwil Bali, pada acara Pembukaan Musyawarah Wilayah VI IPHI Bali di Hotel Harris Cokroaminoto, Minggu (14/11/2021). “Kepada Bapak Gubernur Bali dan rekan-rekan IPHI serta stakeholder lainnya, mohon dibantu agar Bali segera memiliki asrama haji,” ujarnya dihadapan Gubernur Bali, jajaran Muspida, pimpinan ormas keagamaan, pimpinan partai politik, lembaga keuangan dan pengurus IPHI tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Asrama haji itu sendiri, selain tempat karantina dan tititk pemberangkatan Jemaah haji, diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan Jemaah haji di Provinsi Bali dimana peran IPHI diharapkan untuk membantu Kementerian Agama memberikan pembinaan dan bimbingan kepada Jemaah haji, lebih-lebih pembinaan pasca haji untuk terus me-refresh dan meng-upgrade kemabruran hajinya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabag TU juga mengingatkan bahwa eksistensi IPHI setidaknya lahir atas tiga motivasi dasar, yaitu harapan hujjaj yang harus meningkat kualitas kehidupan keagamaannya agar berubah kearah yang lebih positif sebagai perwujudan dari haji mabrur, orientasi keseimbangan antara kepentingan duniawi dan kepentingan ukhrawi, dan komitmen umat untuk membangun bangsa dan Negara bersama elemen masyarakat lainnya harus lebih kuat dan lebih baik  daripada kondisi sebelumnya. 

“Kami berharap motivasi tersebut ditanamkan dalam hati setiap pengurus agar IPHI dapat terus berbuat secara nyata dan strategis untuk mengimplementasikan kemabruran hajinya dalam setiap aspek kehidupan sehingga tercapai kondisi umat dan bangsa yang sejahtera lahir dan batin,” tandasnya.

Sementara itu, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Sosial, I Dewa Gede Mahendra Putra, Gubernur Bali menyatakan bahwa musyawarah wilayah adalah kewajiban konstitusional organisasi dan momen mengevaluasi sistem dan mekanisme organisasi yang dituangkan dalam program kerja. “Kami menyambut positif penyelenggaraan Muswil agar dapat meningkatkan prestasi kerja organisasi, apalagi mengangkat tema tentang pemulihan perekonomian Bali. Semoga IPHI dapat berkonstribusi nyata dalam pembangunan Bali di Bidang perekonomian, lebih-lebih pasca pandemi yang sedang melanda negara ini,” tandasnya. (nas)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar