Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Pengumuman Baru
  • 15:00 WITA *Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tangungjawab, Keteladanan*
  • 15:00 WITA *Selamat Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1941*

Pendis Awards 2025 Tegaskan Komitmen Bali terhadap Mutu Pendidikan Islam yang Berdaya Saing

Pendis Awards 2025 Tegaskan Komitmen Bali terhadap Mutu Pendidikan Islam yang Berdaya Saing Plt Kakanwil bersama salah satu siswa berprestasi

Denpasar (Kemenag) - Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali kembali menggelar ajang bergengsi Pendis Awards 2025, Jum’at (05/12/2025), sebuah perhelatan tahunan yang menjadi puncak apresiasi bagi insan pendidikan Islam. Bertempat di Quest Hotel Denpasar, acara ini menghadirkan suasana haru, bangga, dan penuh inspirasi karena menjadi panggung penghormatan bagi prestasi siswa, guru, serta lembaga pendidikan Islam se-Bali yang terus mengharumkan nama daerah di pentas nasional maupun internasional.

Acara dihadiri sekitar 150 peserta, terdiri dari Kepala Seksi, Kepala Madrasah, Pengawas, Guru PAI, serta para siswa berprestasi bersama orang tua mereka. Tahun ini, panitia berhasil memberikan 107 penghargaan, yang terbagi atas 95 penghargaan untuk siswa dan guru, serta 12 penghargaan untuk lembaga berprestasi.

Ketua Tim Kurikulum Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) dan Pendidikan Agama Islam, Rustiani Erwin Yuni Astiti, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang sarat tantangan, khususnya terkait efisiensi anggaran dan dinamika kebijakan nasional. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak menghalangi komitmen dan dedikasi insan pendidikan Islam di Bali dalam meraih prestasi.

“Tahun ini kita membuktikan kemampuan untuk tetap menjalankan tagline Kementerian Agama: ‘Ikhlas Beramal’. Keterbatasan tidak menghalangi dedikasi dan kreativitas kita,” ujarnya.

Rustiani juga menyampaikan salam dari Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali yang berhalangan hadir karena mengikuti rangkaian kegiatan nasional. Ia berharap tahun 2026 menjadi momentum peningkatan prestasi dengan keadaan yang lebih baik.

Pendis Awards Dorong Inovasi dan Kompetisi Positif

Pendis Awards dirancang untuk menjalankan tiga misi besar:

  • Mengapresiasi prestasi, inovasi, dan dedikasi pendidik, tenaga kependidikan, siswa, serta lembaga.
  • Mendorong kreativitas dan inovasi pendidikan di madrasah, sekolah umum, dan pesantren.
  • Membangun motivasi serta kompetisi sehat demi ekosistem pendidikan Islam yang unggul dan moderat.

“Kami ingin penghargaan ini menjadi kebanggaan sejati, bukan seremoni tanpa makna,” tegas Rustiani.

Rustiani menambahkan bahwa penyelenggaraan tahun ini tetap berlangsung optimal berkat dukungan berbagai pihak, termasuk tim panitia, pengisi acara, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan Islam.

Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali, I Wayan Serinada, dalam sambutannya menekankan bahwa Pendis Awards bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian integral dari penguatan reformasi birokrasi di sektor pendidikan agama.

“Mereka yang berprestasi harus diberikan penghargaan. Mereka yang belum memenuhi harapan perlu diberikan pembinaan. Dua prinsip ini adalah pondasi budaya kerja yang sehat, adil, dan profesional,” tegasnya.

Serinada juga mengapresiasi prestasi madrasah-madrasah di Bali yang jumlahnya memang tidak banyak, namun mampu menorehkan pencapaian luar biasa.

“Kecil jumlahnya, besar manfaatnya; sederhana fasilitasnya, tinggi prestasinya. Ini bukti bahwa kualitas tidak ditentukan oleh kuantitas, melainkan oleh ketekunan, komitmen, dan integritas.” ujarnya.”

Ia juga menyoroti Reka Bentuk Pendidikan Agama yang menjadi pedoman strategis nasional, dengan empat sasaran utama yang menjadi tanggung jawab Direktorat Pendidikan Islam: peningkatan akses, peningkatan kualitas pendidik, penguatan kelembagaan, dan pengembangan pesantren unggul.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi energi penggerak untuk terus berkarya.

“Nilai tertinggi dari penghargaan bukan pada piagamnya, tetapi pada manfaat yang dihasilkannya bagi diri, lembaga, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

Sebelum membuka acara secara resmi, PLT Kakanwil memberikan pesan motivatif:

“Mari jadikan penghargaan ini sebagai pemantik semangat untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, dan membangun pendidikan Islam yang berdaya saing.”

Ia berharap prestasi yang diraih tahun ini menjadi inspirasi bagi seluruh insan pendidikan Islam untuk terus berkarya dan meningkatkan mutu pendidikan.

Cahaya Prestasi dari Bali untuk Nusantara

Total 82 kategori penghargaan dirangkai menjadi 107 penghargaan, menjadikan Bali sebagai salah satu provinsi dengan capaian pendidikan Islam yang stabil, progresif, dan kompetitif.

Pendis Awards 2025 menjadi bukti nyata komitmen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dalam mendorong lahirnya generasi dan lembaga pendidikan Islam yang berprestasi, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.(sn)


Login

Selamat Datang! Masuk ke akun Anda

Masuk dengan akun Google

Tidak punya akun? Daftar

Lupa kata kunci

Daftar