Denpasar (Kemenag) — Upaya mematangkan program kerja sekaligus menyamakan arah kebijakan dengan visi dan misi organisasi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, menggelar pertemuan strategis bersama seluruh Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat (Pembimas), dan Ketua Tim Kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (7/1/2026) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Bali.
Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Syarif Hidayatullah, yang mengoordinasikan jalannya diskusi lintas bidang sebagai bagian dari konsolidasi awal tahun untuk memastikan seluruh program berjalan selaras, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Kakanwil dalam arahannya menegaskan pentingnya Rencana Strategis (Renstra) sebagai kompas utama dalam penyusunan program kerja. Menurutnya, seluruh aktivitas dan kebijakan harus mengacu pada Renstra agar sejalan dengan tugas dan fungsi Kementerian Agama.
“Renstra bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi pedoman bersama agar setiap program yang kita susun benar-benar sejalan dengan tugas dan fungsi Menteri Agama serta memberi manfaat nyata bagi umat,” tegas I Gusti Made Sunartha.
Kakanwil juga menyoroti adanya perubahan tugas dan fungsi bidang haji pada Asta Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama yang kini beralih pada pemberdayaan rumah ibadah. Ia menekankan bahwa rumah ibadah harus dipahami secara komprehensif, tidak hanya sebagai pusat ritual keagamaan, tetapi juga memiliki fungsi spiritual, pendidikan, sosial, seni budaya, hingga ekonomi umat.
Selain itu, pemahaman terhadap Asta Protas Kementerian Agama menjadi perhatian serius. Asta Protas disebut sebagai landasan strategis dalam merancang kegiatan dan program agar memiliki arah yang jelas serta relevan dengan tantangan zaman.
“Asta Protas harus kita pahami bersama sebagai pijakan utama. Dari sanalah program yang kita susun akan memiliki nilai strategis dan keberlanjutan,” ujarnya.
Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) turut menjadi fokus penting. Kakanwil mendorong penempatan SDM yang tepat, profesional, dan berintegritas guna meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh.
Tak kalah penting, Kakanwil menaruh perhatian besar pada program kemaslahatan rohaniawan dan pengelolaan rumah ibadah, serta mendorong sinergi program ekoteologi Kementerian Agama dengan Sad Kerthi Loka Bali, program unggulan Pemerintah Provinsi Bali. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan harmoni antara nilai keagamaan dan pelestarian lingkungan.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Kakanwil mencanangkan hari Rabu sebagai Hari Ekoteologi di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bali.
“Hari Rabu kita tetapkan sebagai Hari Ekoteologi. Kita awali dengan olahraga bersama, lalu dilanjutkan dengan kegiatan kebersihan lingkungan. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi upaya membangun keakraban, keharmonisan, dan kepedulian bersama,” jelasnya.
Lebih jauh, pembangunan kerukunan internasional di Bali juga menjadi agenda strategis yang diharapkan dapat dirancang bersama oleh seluruh Bidang dan Pembimas. Bali sebagai etalase dunia dinilai memiliki peran penting dalam menggaungkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan keharmonisan hidup umat beragama di tingkat global.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi internal, menyatukan visi, serta memastikan bahwa setiap program Kanwil Kemenag Provinsi Bali tidak hanya berjalan administratif, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat, dampak, dan nilai kemanusiaan bagi masyarakat luas.(sn)


Informasi Penting
-
- 20:59 WITA
- 18 Peb 2026
- Provinsi
-
- 11:09 WITA
- 18 Peb 2026
- Provinsi
-
- 14:49 WITA
- 13 Jan 2026
- Provinsi
-
- 11:08 WITA
- 23 Des 2025
- Provinsi
-
- 12:19 WITA
- 12 Sep 2025
- Provinsi
Lihat Informasi lainnyaSE Sekjen Kemenag Nomor 4 Tahun 2026 Tentang Jam Kerja Pegawai Kementerian Agama Pada Bulan Ramadan 1447 Hijriah
Jadwal Imsakiyah Provinsi Bali 2026
PMA No 23 Tahun 2021 tentang Pengendalian Gratifikasi
SURAT EDARAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN AGAMA NOMOR 42 TAHUN 2025
Informasi Kerukunan di Bali